Round Up

Niat Bawa Sheila On 7 ke Malaysia, Musisi Ini Ngaku Kena Tipu Rp 1,4 Miliar

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Sheila On 7 di Pestapora 2023
Duta vokalis Sheila On 7. (Foto: Rifkianto Nugroho/BeritaKlik)
Jakarta - Niat awalnya mulia: pengin kasih hiburan spesial buat Sheila Gank di Malaysia. Tapi siapa sangka, rencana memboyong Sheila On 7 justru berujung pil pahit buat seorang musisi sekaligus promotor asal Negeri Jiran.

Musisi bernama Ariff Bahran ini, mengaku menjadi korban penipuan saat mencoba menghadirkan band legendaris asal Yogyakarta tersebut ke Malaysia. Kerugian yang dialaminya pun nggak main-main, mencapai RM 425 ribu atau setara Rp 1,4 miliar sejak 2024.

Kisah pahit ini akhirnya diungkap Ariff lewat sebuah video yang ia unggah di akun Instagram @capricedaddycap. Video tersebut dilihat BeritaKlik pada Minggu (28/12/2025) dan langsung menarik perhatian publik.

Ariff diketahui merupakan penyelenggara acara asal Malaysia yang sudah cukup sering bekerja sama dengan salah satu promotor, meski ia memilih untuk tidak menyebutkan nama pihak tersebut.

Dalam pengakuannya, Ariff menyebut telah mentransfer sejumlah uang kepada seseorang yang mengklaim bisa menghubungkannya langsung dengan manajemen Duta Modjo cs.

Sayangnya, janji tinggal janji. Meski pembayaran disebut sudah lunas sejak tahun lalu, tak pernah ada kelanjutan jelas soal konser Sheila On 7 di Malaysia. Impian yang sempat dibangun pun akhirnya kandas di tengah jalan.

Situasi makin bikin geram karena hingga kini, uang Ariff belum juga dikembalikan sepeser pun. Padahal, menurut pengakuannya, pihak terkait sudah berjanji akan mengembalikan dana tersebut sejak lama.

"Saya Ariff Bahran dan rekan-rekan terlibat dalam kasus penipuan sebanyak RM 425 ribu. Event organizer seharusnya membawa Sheila on 7 ke Malaysia tahun lalu untuk mengadakan suatu konser. Tetapi, akhirnya gagal," tutur Ariff.

"Mereka setuju untuk bayar balik. Tetapi sampai sekarang, uang kami belum dibayar. Sesudah satu tahun."

Tak hanya mewakili dirinya sendiri, Ariff juga menyampaikan bahwa sejumlah rekan dan temannya turut terdampak dalam kasus ini. Dalam video yang sama, ia menceritakan bagaimana tekanan dan kerugian yang dialami mereka setelah merasa ditipu.

Hingga kini, Ariff mengaku masih menunggu adanya itikad baik dari pihak promotor yang bersangkutan. Ia juga menegaskan bahwa langkah memviralkan kasus ini bukan demi sensasi.

"Tolong aku dan teman-teman. Kami viralkan ini bukan untuk mencari popularitas, tetapi agar kasus ini mendapat perhatian publik dan bisa dipercepat prosesnya. Aku mohon," ujar Ariff.


(dar/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO