Keluar dari Zona Nyaman, Vionita Sihombing Tampil Lebih Garang
Di lagu terbarunya, Vionita mengangkat tema hubungan toxic yang penuh manipulasi. Ceritanya fokus pada momen ketika seseorang akhirnya sadar kalau dirinya bukan satu-satunya dalam hubungan tersebut, tapi cuma salah satu dari permainan.
"Lagu ini bercerita tentang seseorang yang baru sadar kalau dia bukan satu-satunya, tapi hanya salah satu dari permainan cinta seseorang. Ahli bermain cinta itu bukan tentang jago mencintai, tapi jago mempermainkan. Tentang orang yang bikin kita ngerasa satu-satunya, padahal cuma salah satunya. Dan lagu ini adalah momen ketika kita akhirnya sadar dan pilih berhenti jadi korban," ungkap Vionita.
Emosi kecewa dan marah jadi benang merah dalam lagu ini. Vionita mencoba menyampaikan sudut pandang yang jujur tentang hubungan yang nggak sehat, sekaligus jadi bentuk keberanian untuk keluar dari situasi tersebut.
Menariknya, tantangan juga datang dari proses rekaman. Vionita harus keluar dari zona nyaman dan mencoba teknik vokal baru yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
"Tantangan paling sulit saat rekaman . Tantangannya sih, aku harus keluar dari zona nyaman. Biasanya aku nyanyi husky, smooth gitu, tapi di lagu ini suaranya harus lebih bulat, dan beberapa kata pake teknik growl, karna lagunya harus bener-bener keliatan marah dan kecewa kan. Terus ada part whistle juga, itu lumayan PR pas rekaman, karna emang aku belum pernah whistle baik rekaman mau pun live," jelasnya.
Perubahan ini bikin warna musik Vionita terasa lebih ekspresif dan berani. Nggak cuma dari lirik, tapi juga dari cara ia menyampaikan emosi lewat suara.
(dar/dar)










































