Tragedi Konser Shakira Berujung Duka Usai Kru Panggung Meninggal Dunia

Asep Syaifullah
|
detikPop
Pop singer and composer Shakira performs during her Las Mujeres Ya No Lloran, or Women Dont Cry Anymore, world tour at the Metropolitano stadium in her hometown of Barranquilla, Colombia, Thursday, Feb. 20, 2025. (AP Photo/Fernando Vergara)
Foto: AP Photo/Fernando Vergara
Jakarta - Kabar duka menyelimuti persiapan tur dunia bintang pop asal Kolombia, Shakira.

Di tengah antusiasme warga Brasil menyambut konser gratis Sang Diva, sebuah insiden fatal terjadi di lokasi pembangunan panggung yang terletak di hamparan pasir Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, pada Minggu (26/4/2026).

Seorang pekerja konstruksi dilaporkan tewas mengenaskan setelah mengalami kecelakaan kerja saat sedang merakit struktur panggung raksasa yang direncanakan menjadi pusat perhatian jutaan pasang mata pada akhir pekan mendatang.

Menurut laporan dari Departemen Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro (via Reuter pada 27 April), insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi waktu setempat.

Berdasarkan kesaksian para pekerja di lapangan, korban terjebak di dalam sebuah sistem pengangkat yang tengah beroperasi untuk memasang material panggung.

Kecelakaan teknis tersebut menyebabkan korban mengalami cedera yang sangat parah pada bagian kaki dan anggota tubuh bawah lainnya. Tim medis segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima panggilan darurat, namun sayangnya, nyawa pekerja tersebut tidak tertolong akibat luka fatal yang dideritanya saat terjepit mekanisme alat berat tersebut.

Hingga saat ini, area tertentu di sekitar panggung telah dipasang garis polisi untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.

Insiden ini memicu pertanyaan besar mengenai standar keselamatan kerja (K3) dalam proyek-proyek hiburan skala besar di Brasil.

Mengingat konser ini merupakan acara gratis yang diperkirakan akan menyamai rekor konser ikonik lainnya di Copacabana, beban kerja dan tenggat waktu yang ketat diduga menjadi faktor yang menekan para kru di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak promotor maupun manajemen Shakira belum memberikan pernyataan resmi mengenai kelanjutan acara tersebut.

Konser yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026 ini, diharapkan menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah musik di Rio, dengan prediksi penonton mencapai lebih dari satu juta orang.

Warga lokal dan penggemar di media sosial mulai menyuarakan rasa duka mereka. Banyak yang berharap agar ada penghormatan khusus bagi pekerja tersebut jika konser tetap dilanjutkan, mengingat dedikasinya dalam membangun panggung bagi sang bintang.


(ass/dar)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO