Ketika Habib Ja'far Dengerin Lagu-lagu Perunggu

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Tiga personel Perunggu
Foto: Istimewa
Jakarta - Lagu Perunggu sudah banyak dibahas banyak orang. Tentang lirik dan makna nya yang sering banget dikaitkan dengan banyak ayat-ayat dalam Al-Quran.

Gak cuma itu, Perunggu secara implisit juga menyisipkan banyak kalimat berupa sebuah ingatan untuk tetap berada di jalan Tuhan. Hal ini menjadi ciri khas tersendiri untuk Perunggu yang kemudian banyak dijadikan sebagai lagu religi yang tersirat.

Nah, banyak netizen juga nyaranin buat Habib Ja'far mendengarkan lagu-lagu dari Perunggu nih. Habib Ja'far pun akhirnya dengerin terutama lagu 33X, dia langsung bereaksi di Instagramnya, penasaran dengan reaksinya?

"Maknanya, dari judul lagu 33X ini ada banyak pesan yang diperjuangkan oleh agama Islam. Pertama pesan khusyuk, yaitu fokus kepada tujuan dan jangan terdistraksi. Yang kedua, pesan fitrah, yaitu memanusiakan manusia lain dan khususnya diri kita sendiri, jangan sampai berlebihan yang bisa menyiksa dan membahayakan diri kita sendiri. Kemudian juga ada pesan tentang zuhud, menomor satukan apa yang memang seharusnya nomor satu, dan tidak menomorsatukan apa yang bukan seharusnya nomor satu," ujar Habib Ja'far dalam unggahannya di Instagram, dilihat pada Jumat (19/6/2026).

Gak cuma dengerin aja, Habib Ja'far juga terbuka banget buat ngebahas lirik demi lirik dari lagu 33X. Bahkan dia mengaitkan dengan banyak doa-doa.

"Dan puncaknya pada reff-nya, yaitu tentang dzikir kepada Tuhan yang maha kuasa. Persis seperti judulnya, 33X yang mengingatkan gue pada jumlah dzikir pada umumnya. Di mana di reff-nya itu disebutkan 'sebutlah nama-Nya, tetap di jalan-Nya, kelak kau mengingat, kau akan teringat', ini mengingatkan gue kepada salah satu doa agung Nabi Muhammad yang diajarkan kepada kita."

Habib Ja'far juga kembali meluruskan tentang sebuah kalimat yang sampai sekarang masih banyak dianggap sepele, yaitu 'musik haram'.

Baginya, musik tidak melulu buruk, 33X menjadi bukti bahwa musik juga bisa mengajak banyak orang untuk berdoa bahkan berdakwah. Terlebih, musik juga didengar dengan tujuan untuk menenangkan jiwa.

"Kita pendakwah sering sekali salah paham dan mengganggap musik itu seolah-olah semuanya salah. Padahal Al Farobi, salah satu filusuf muslim terbesar pada zamannya menulis satu buku berjudul Kitab Al Musiqa Al Kabir, kitab besar tentang musik yang mengajarkan kepada kita bahwa tidak semua musik buruk, dan musik tidak selalu haram. Bahkan bisa jadi, ceramah yang penuh provokasi dan kebencian, itulah yang haram," papar Habib Ja'far.

Unggahan ini langsung mendapat banyak komentar dan respons dari netizen. Perunggu lewat akun @Merunggu pun turut memberikan komentarnya.

"Habib..." tulis Perunggu dalam kolom komentar. Mereka juga menyertakan emoticon peluk dan hormat untuk Habib Ja'far.

Nah, kalau suka banget dengerin Perunggu, ini jadi ilmu lebih nih buat kamu.


(pig/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO