Round Up

Mengenal Van Der Dijs, Band yang Seluruh Personelnya Tewas dalam Gempa

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Band nu-metal Van Der Dijs.
(Foto: dok. Instagram @vanderdis) Band nu-metal Van Der Dijs.
Jakarta -

Awan hitam pekat tengah menyelimuti skena musik metal dunia ketika kabar memilukan datang dari Venezuela. Semua personel band metal Van Der Dijs, salah satu yang potensial dari negara tersebut, tewas karena bencana alam.

Kepergian para personel grup ini terjadi karena menjadi korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026.

Tragedi ini memicu gelombang duka dari para metalheads di seluruh dunia. Hal itu karena Van Der Dijs tengah berada di puncak kreativitas mereka sebelum maut menjemput di balik reruntuhan bangunan.

Mari kita mengenang profil dan perjalanan gahar Van Der Dijs.

1. Pionir 'Modern Metal' dari Caracas

Van Der Dijs dikenal sebagai unit metal yang berbasis di Caracas, Venezuela. Berbeda dengan band metal tradisional, mereka mencampurkan elemen deathcore yang teknikal dengan sentuhan musik lokal yang gelap.

Nama Van Der Dijs sendiri diambil dari nama keluarga yang memiliki sejarah panjang di Venezuela, namun mereka mengubah citranya menjadi sangat gahar lewat distorsi gitar yang tajam.

Lagu mereka yang paling banyak di dengar bertajuk ¿DÓNDE ESTÁN? dengan total streaming 8.800 kali diputar sejak dirilis pada Mei 2025.

2. Formasi Solid

Band ini dikenal karena kekompakan personelnya yang sudah seperti saudara kandung. Terdiri dari Ricardo (Vokal), Miguel (Gitar), Luis (Bass), dan Carlos (Drum), Van Der Dijs adalah mesin musik yang presisi.

Di panggung, mereka dikenal dengan aksi panggung yang eksplosif dan moshpit yang selalu pecah setiap kali mereka membawakan lagu andalan.

3. Sukses Menembus Pasar Internasional

Meski berasal dari Amerika Latin, Van Der Dijs berhasil mencuri perhatian label musik metal besar di Eropa dan Amerika Serikat. Album terbaru mereka yang dirilis awal 2026 mendapat ulasan positif dari berbagai majalah musik metal internasional.

Mereka dianggap sebagai wajah baru metal Amerika Selatan yang siap melakukan tur dunia tahun depan.

4. Kronologi Tragedi 24 Juni 2026

Naas, mimpi besar itu harus terkubur. Pada 24 Juni 2026, gempa bumi berkekuatan besar meluluhlantakkan wilayah tempat mereka tinggal.

Berdasarkan laporan otoritas setempat, saat kejadian, seluruh personel Van Der Dijs dilaporkan sedang berkumpul di sebuah studio rekaman untuk mempersiapkan materi lagu baru.

Gedung studio yang lama tersebut tidak mampu menahan guncangan hebat dan ambruk seketika. Tim evakuasi yang bekerja berhari-hari akhirnya menemukan keempat personel dalam kondisi tidak bernyawa di bawah puing-puing bangunan.

5. Warisan Musik 'Heavy' yang Abadi

Kematian serempak seluruh anggota band dalam satu bencana adalah tragedi langka yang sangat menyakitkan bagi industri musik. Ucapan duka terus mengalir dari band-band besar dunia seperti Gojira dan Lamb of God, yang menyebut Van Der Dijs sebagai 'talenta luar biasa yang pergi terlalu cepat'.

Selamat jalan, pejuang distorsi. Rest in Power, Van Der Dijs!

(pig/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO