Shakira Belajar dari Luka karena Pique, Kini Jatuh Cinta Lagi pada Kariernya
Setelah 11 tahun bersama dan dikaruniai dua orang anak, Milan (13) dan Sasha (11), penyanyi berusia 49 tahun tersebut merefleksikan bagaimana momen paling kelam dalam hidupnya itu justru mengubahnya menjadi pribadi yang jauh lebih bijaksana.
Dalam sebuah wawancara bersama The Times yang dipublikasikan pada 22 Mei, pelantun hits "Whenever, Wherever" ini mengenang kembali masa-masa berat tersebut.
Bagi Shakira, runtuhnya hubungan mereka adalah sebuah pukulan telak yang menghancurkan impian terbesarnya.
"Saat itu, saya merasa sedang melewati momen paling gelap dalam hidup saya-ketika saya harus menyaksikan hancurnya keluarga saya sendiri," ungkap Shakira.
"Keluarga yang selalu saya impikan dan harapkan bisa bertahan selamanya."
Situasi saat itu kian diperparah oleh cobaan bertubi-tubi. Di saat ia harus menghadapi kenyataan pahit atas perpisahannya dengan Pique, Shakira juga harus merawat sang ayah.
Ayahnya terbang ke Barcelona untuk mendampingi Shakira pasca-perpisahan, namun sayangnya sang ayah justru mengalami kecelakaan yang parah hingga membutuhkan perawatan intensif.
Meskipun harus menelan kepedihan yang luar biasa, Shakira kini melihat pengalaman tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Ia merasa kepedihan tersebut telah membentuk dirinya yang sekarang.
"Saya telah melewati begitu banyak rasa sakit, tetapi hal itu mungkin telah membuat saya menjadi orang yang lebih bijaksana-atau setidaknya lebih kuat-dengan cara yang tidak terduga," jelas musisi pemenang piala Grammy tersebut.
"Orang-orang bilang apa yang tidak membunuhmu akan membuatmu lebih kuat, dan itu memang benar. Sangat menakjubkan menyadari bahwa manusia memiliki ketangguhan yang bisa kita bangkitkan kapan saja dalam hidup kita."
Menurutnya, penderitaan terkadang memiliki sisi positif yang tersembunyi.
"Terkadang melalui kesulitan dan rasa sakitlah kita menemukan seberapa kuat diri kita. Penderitaan terkadang membuatmu menjadi orang yang lebih baik, membuatmu lebih menghargai teman dan dukungan yang ada."
Di masa-masa sulit itu, Shakira tidak sendirian. Sederet selebriti ternama seperti Adele dan vokalis Coldplay, Chris Martin, hadir untuk memberikan dukungan moral.
Chris Martin bahkan mengirimkan sebuah hadiah penuh makna berupa foto vas bunga retak yang disatukan kembali menggunakan emas.
Hadiah tersebut disertai pesan mendalam: "Kintsugi-kamu akan menjadi jauh lebih kuat setelah semua ini selesai."
Sebagai informasi, Kintsugi sendiri merupakan seni tradisional Jepang yang memperbaiki tembikar rusak dengan emas, mengajarakan bahwa patahan atau luka justru membuat sesuatu menjadi lebih indah dan bernilai.
"Hidup terkadang bisa terasa sangat kejam, tetapi hidup juga indah, penuh dengan cahaya dan bayangan," tutur Shakira.
"Jadi, saya berterima kasih kepada hidup atas setiap momen yang ada, baik yang terang maupun yang gelap. Saya juga berterima kasih kepada orang-orang yang telah membuat saya menderita, karena mereka telah menjadi guru saya yang memberikan pelajaran-pelajaran yang sangat berharga."
Baca juga: Shakira Bebas dari Kasus Penipuan Pajak! |
Menariknya, meski hubungan asmara mereka kandas, Shakira menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam mendalam terhadap sang mantan kekasih setelah beberapa tahun berlalu.
Ia justru menyampaikan rasa terima kasihnya yang tulus kepada Pique.
"Saya akan selalu memiliki rasa terima kasih itu di dalam hati saya untuk ayah dari anak-anak saya," ucap Shakira hangat.
"Dan (terima kasih karena) telah mengubah saya menjadi sosok ibu seperti saya saat ini."
Ketika ditanya mengenai kehidupan asmaranya saat ini, penyanyi bernama lengkap Shakira Isabel Mebarak Ripoll ini menegaskan bahwa ia sedang tidak mencari pasangan baru. Fokus hidupnya saat ini sudah terbagi penuh untuk hal lain.
"Tidak ada romansa untuk saya saat ini. Tidak ada ruang atau waktu di hidup saya untuk hal itu. Tugas saya sudah sangat penuh," tegasnya.
Bagi Shakira, fokus utamanya saat ini terpaku pada dua hal.
"Anak-anak adalah prioritas saya, begitu juga dengan karier saya. Cukup aneh memang, tapi saat ini saya sedang sangat jatuh cinta dengan karier saya, tidak seperti yang pernah saya rasakan sebelumnya. Dan di samping itu, saya juga sangat menikmati waktu saya sendiri," tutupnya dengan percaya diri.
(ass/dar)










































