Petugas menyebut angka yang membuat kaget bukan kepalang. Pasalnya harga tiket yang biasanya Rp 170.000 berubah menjadi Rp 265.000. Pusing karena besok pagi harus sampai di Surabaya sementara di stasiun tidak ada ATM.
Ikan gurame yang digoreng utuh ini tidak hanya renyah tapi dagingnya tetap lembut membelai lidah. Dicocol dengan sambal kecap pasti bikin lidah tak mau berhenti bergoyang. Nyam..nyam!
Buat yang sedang meriang, badan kurang segar, sup yang satu ini bisa jadi obat mujarab. Kuahnya bening kecokelatan, dengan potongan daging yang kekar namum empuk lembut. Jangan ditanya lagi rasanya. Gurih, segar dan nikmat kagak ade duenye!
Kuah sup yang kecokelatan bening menebarkan aroma wangi gurih. Potongan buntut sapi berukuran sedangpun menyembul di antara potongan kecil tomat. Sungguh menggiurkan! Saat dihirup kuahnya terasa gurih dengan aroma rempah yang harum. Daging buntutnya pun lembut menari-nari di lidah. Sluuurp..sedap nian!
Nasi Ayam Kompeni. Seperti namanya, racikan ayam kompeni ini memang resep asli dari negeri kincir angin. Untuk anda yang suka pedas, bisa pilih Nasi Ayam Dajjal. Silahkan pilih yang anda suka, sama enaknya kok!
Hujan gerimis membuat semangkuk soto Padang jadi makin menggoda. Aroma harum rempah menguap, serpihan daging mengapung di permukaan, diselingi irisan daun bawang, seledri dan taburan bawang goreng. Hmm.. saat disuap dengan nasi plus kerupuk kanji rasa lezatnya menari-nari di lidah! Amboi, lamak nian!
Salah satu tempat yang layak dikunjungi saat berbuka puasa nanti adalah Nasi Kebuli Ibu Lidya. Bukan apa-apa, hangatnya nasi kebuli terasa paling pas mengusir hawa Jakarta yang akhir-akhir dingin kala senja hari.
Pemerintah menyiapkan 5 wilayah kluster industri minyak atsiri (minyak aroma), dalam rangka meningkatkan produksi minyak atsiri dari sektor hulu dan hilir.