Banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Pakal diakibatkan luberan dari Kali Lamong. Selain itu, banjir juga merupakan banjir tahunan yang kerap terjadi pada musim hujan.
Hujan lebat yang disertai angin kencang membuat kawasan Surabaya berantakan. Listrik di sejumlah kawasan pemukiman padam, banjir, pohon tumbang dan papan reklame roboh terjadi.
Hujan semalaman mengguyur Kota Surabaya hingga dini hari tadi membuat kawasan Pakal dan Benowo banjir. Air yang menggenangi kawasan itu mencapai ketinggian hingga selutut orang dewasa. Bahkan, air juga masuk ke rumah warga.
Setelah beradu dengan banjir setinggi lutut orang dewasa sejak Minggu sore, kini warga Pakal bisa berlega hati. Pasalnya, banjir berangsur surut sejak pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Warga kini bersih-bersih.
Hujan terus-terusan mengguyur Kota Pahlawan tiap sore hingga malam mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya kawasan Sumber Rejo, Pakal. Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa.
Warga Perdukuhan Sepat Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri siap mempertahankan Waduk Sepat. Warga tidak rela waduk tersebut beralih fungsi dan berpindah tangan ke pengembang Citraland.
Sekitar 500 nasi bungkus siap disebarkan ke warga di Kecamatan Pakal yang rumahnya terendam hingga 1 meter. Sedangkan hampir 6.000 mie instan dan 6.000 botol air minum sudah disebarkan ke 1.999 KK.
Pos pengungsian mulai didirikan Satlak Penanggulangan Bencana Kota Surabaya di Kecamatan Pakal. Pos pengungsian ini untuk persiapan menampung warga yang tempat tinggalnya terendam banjir akibat luapan Kali Lamong.