Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Wagub Sulbar) Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga meninggal dunia pagi tadi. Ia mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Salim Mengga merupakan Wagub Sulbar periode 2025-2030 mendampingi Suhardi Duka. Sebelum terjun ke dunia politik, Salim Mengga dikenal sebagai purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI.
Berikut profil lengkap Wagub Sulbar Salim S Mengga yang dirangkum detikSulsel dari Antara dan data Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Profil Salim S Mengga
Salim S Mengga lahir di Pambusuang, Kabupaten Polewali Mandar, pada 24 September 1951. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1974 dari kecabangan Kavaleri.
Selama berkarir di militer, Salim Mengga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Panglima Kodam XV/Pattimura, Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro, serta Wakil Komandan Kodiklat TNI AD.
Setelah berkarier selama bertahun-tahun di dunia militer, Salim akhirnya masuk ke dunia Politik dengan menjadi Anggota DPR RI periode 2009 hingga 2014. Ia melenggang ke Senayan setelah diusung Partai Demokrat dan terpilih dari daerah pemilihan Sulawesi Barat.
Di DPR RI, Salim bertugas di Komisi I yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, dan Informasi.
Salim Mengga kembali terpilih sebagai Anggota DPR-RI pada pemilu 2014 dengan perolehan 51.168 suara. Ia menjadi anggaota dewan legislatif dari Demokrat untuk Dapil Sulawesi Barat.
Pada Pilkada Sulawesi Barat 2024, Salim Mengga maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulbar mendampingi Suhardi Duka. Pasangan ini kemudian memenangkan pemilihan dan resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2025-2030.
Data Diri Salim S Mengga
- Nama: Salim Sayyid Mengga
- Tempat, tanggal lahir: Pambusuang, Kabupaten Polewali Mandar, 24 September 1951
Riwayat Pendidikan Militer
- AKABRI (1974)
- Susarcab Kavaleri (1975)
- Sus Paharsat (1977)
- Sustar Danki (1979)
- Tarkor Bantem (1981)
- Suslapa Kavaleri (1984)
- Suagumil (1985)
- Seskoad (1990)
- Tarpers Gati (1991)
- Susdandim (1993)
- Susgati Sospol (1995)
- Suspaharsat (1997)
- Lemhanas (2001)
Riwayat Pangkat
- Letnan Dua (1974)
- Letnan Satu (1977)
- Kapten (1980)
- Mayor (1985)
- Letnan Kolonel (1991)
- Kolonel (1996)
- Brigadir Jenderal TNI (2001)
- Mayor Jenderal TNI (2003)
Riwayat Jabatan
- Komandan Peleton Detasemen Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin (1975-1978)
- Komandan Peleton I Kompi 101 Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin (1978-1981)
- Komandan Kompi Markas Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin (1981-1983)
- Kepala Seksi 4 Logistik Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin (1983-1984)
- Guru Militer Golongan IV Pusdikkav (1984-1985)
- Kepala Seksi Trakor Ditbinsen Pussenkav (1985-1986)
- Wakil Komandan Yonkav 2 Kodam IV/Diponegoro (1986-1989)
- Kepala Staf Kodim 0711/Pemalang (1989-1990)
- Guru Militer Golongan V Pusdikkav (1990-1991)
- Komandan Yonkav 2 Kodam IV/Diponegoro (1991-1993)
- Komandan Kodim 0716/Demak (1993-1994)
- Wakil Asisten Sosial dan Politik Kasdam IV/Diponegoro (1994-1995)
- Asisten Sosial dan Politik Kasdam IV/Diponegoro (1995-1997)
- Komandan Korem 141/Toddopuli (1997-2001)
- Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (2001-2003)
- Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro (2003)
- Wakil Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Wadankodiklatad) (2003-2005)
- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura (2005-2006)
- Anggota DPR RI (2009-2014)
- Anggota DPR RI (2014-2019)
- Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2025-2030
(alk/asm)
