Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal di Selayar, Keluarga Soroti Penanganan Bidan

Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal di Selayar, Keluarga Soroti Penanganan Bidan

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 01 Feb 2026 10:15 WIB
Ilustrasi ibu hamil meninggal
Foto: Ilustrasi ibu hamil. (Getty Images/FatCamera)
Selayar -

Seorang ibu hamil bernama Masya meninggal dunia bersama bayinya saat melahirkan di Pulau Rajuni, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pihak keluarga menyoroti kinerja bidan setempat, Marfiani karena sempat menolak merujuk korban ke rumah sakit.

Kakak kandung Masya, Hasan (43) mengatakan korban meninggal dunia pada akhir Desember 2025 lalu. Menurut dia, korban meninggal saat ditangani di rumah pribadi bidan Marfiani.

"Jumasiah atau Masiah meninggal sama bayinya waktu melahirkan," ujar Hasan kepada detikSulsel, Minggu (1/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan mengatakan Masya selama ini berdomisili di Pulau Tarupa. Saat akan melahirkan, korban dibawa ke Pulau Rajuni yang memiliki fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Yang sangat mengganjal pikiran saya, kenapa pasien itu ditangani di rumah pribadi, kenapa tidak di Pustu. Apa fungsinya Pustu itu sebenarnya," cetus Hasan.

ADVERTISEMENT

Seorang keluarga korban lainnya, wanita berinisial M turut menyoroti korban ditangani di rumah pribadi bidan namun tidak memberikan penjelasan yang rasional. Sementara Pustu Pulau Rajuni dinilai memiliki fasilitas lebih siap.

"Saya juga sempat tanya kenapa tidak melahirkan di Pustu? Dia bilang di sini, di sini ji di rumahnya dia kasih melahirkan itu. Iye, karena memang sering dikasih melahirkan (pasien lain) di rumahnya," kata Mayang saat dimintai konfirmasi terpisah.

Lebih lanjut M menjelaskan bahwa korban Masya sebenarnya sempat berharap dirujuk ke rumah sakit di Benteng, Selayar. Namun, bidan Marfiani disebut mencoba meyakinkan korban agar tidak perlu dirujuk.

"Dia bilang insyaallah saya bisa tangani, begitu katanya," ujar M.




(hmw/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads