Bocah Perempuan di Kendari Ternyata Tewas Ditabrak Lari Alat Berat

Sulawesi Tenggara

Bocah Perempuan di Kendari Ternyata Tewas Ditabrak Lari Alat Berat

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Minggu, 01 Feb 2026 16:00 WIB
Seorang bocah 10 tahun di Kendari tewas diduga akibat tabrak lari saat bermain. Polisi masih menyelidiki identitas pengendara yang melarikan diri.
Foto: Seorang bocah 10 tahun di Kendari tewas diduga akibat tabrak lari saat bermain. (dok. istimewa)
Kendari -

Polisi memastikan bocah perempuan berinisial NS berusia 8 tahun (sebelumnya ditulis 10 tahun) yang tewas di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), merupakan korban tabrak lari. Korban ternyata meninggal setelah ditabrak alat berat.

"Yang terlibat kecelakaan (menabrak NS) adalah alat berat jenis loader," kata Kasatlantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadhan kepada BeritaKlik, Minggu (1/2/2026).

Ramadhan mengungkapkan alat berat tersebut sudah diamankan di Satlantas Polresta Kendari. Polisi ikut mengamankan sopir alat berat tersebut berinisial ZA (26).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alat berat sudah kami amankan berikut sopirnya inisial ZA," ungkap Kevin.

Pelaku tabrak lari terungkap berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hal ini diperkuat dengan keterangan saksi yang melihat kecelakaan lalu lintas tersebut.

ADVERTISEMENT

"Anggota melaksanakan penyelidikan dan hasilnya didapatkan kecocokan rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi bahwa memang benar yang terlibat kecelakaan adalah alat berat," ujarnya.

Dalam rekaman CCTV, insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 18.23 Wita, Kamis (29/1). Alat berat tersebut melaju dari arah Pasar Panjang menuju PLN Wuawua.

"Iya betul (alat berat) dari arah Pasar Panjang menuju lampu merah PLN Wuawua," beber Kevin.

Polisi juga mengamankan alat berat di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Sabtu (31/1) siang. Alat berat ditemukan berdasarkan penelusuran rekaman CCTV.

"Kami menemukan sopir dan alat beratnya kemarin di Kelurahan Anawai. Sopir masih sedang diperiksa dan alat berat kami sudah amankan," imbuhnya.

Sopir alat berat masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Kevin masih mendalami apakah sopir sengaja melarikan diri dari lokasi kecelakaan.

"Sementara masih kita dalami soal itu, mohon waktu ya," tutur Kevin.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan itu terjadi di perempatan PLN Wuawua, Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kendari, Kamis (29/1) malam. Korban ditabrak saat bermain bersama adiknya di lokasi.

"Saat kejadian, korban sedang bermain bersama adik laki-lakinya di area trotoar jalan," kata Kevin saat dalam keterangannya, Jumat (30/1).




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads