Cara Sholat Nisfu Syaban dan Niatnya, Dikerjakan Malam Ini!

Cara Sholat Nisfu Syaban dan Niatnya, Dikerjakan Malam Ini!

Puspita Dian Sukmawati Zuhri - detikSulsel
Senin, 02 Feb 2026 16:17 WIB
Cara Sholat Nisfu Syaban dan Niatnya, Dikerjakan Malam Ini!
Foto: Freepik
Makassar -

Nisfu Syaban merupakan momen istimewa yang menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan dianjurkan pada tersebut adalah pelaksanaan sholat Nisfu Syaban.

Sholat sunnah di malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan bagi yang mengamalkannya. Dikutip dari buku "Hujjah Ilmiah Amalan di Bulan Syaban" yang diterbitkan oleh Pustaka Al-Bahjah, di antara keutamaan sholat sunah Nisfu Syaban adalah dikabulkannya doa-doa oleh Allah SWT serta dibukanya pintu ampunan dan pintu rezeki.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dan Imam Baihaqi:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Dari Sayyidina Ali bin Abu Thalib bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Apabila tiba malam Nisfu Syaban, sholatlah pada malam harinya dan puasalah di siang harinya karena Allah menyeru hamba-Nya di saat tenggelamnya matahari, lalu berfirman: 'Adakah yang meminta ampun kepada-Ku? niscaya Aku akan mengampuninya, Adakah yang meminta rezeki kepada-Ku? niscaya akan memberinya rezeki. Adakah yang sakit? niscaya Aku akan menyembuhkannya, Adakah yang demikian (maksudnya Allah akan mengabulkan hajat hambanya yang memohon pada waktu itu).... Adakah yang demikian.... sampai terbit fajar."(HR Ibnu Majah dan Baihaqi)

Agar pelaksanaannya sesuai, sangat penting bagi umat Islam untuk memahami ketentuan mulai dari waktu pelaksanaan, tata cara pelaksanaan hingga bacaan niat dan doanya. Nahmberikut panduan lengkap tata cara sholat Nisfu Syaban lengkap dengan waktu pelaksanaan, niat, dan doanya.

ADVERTISEMENT

Cara Sholat Nisfu Syaban 2 Rakaat

Melansir dari buku "Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet" yang ditulis oleh Ibnu Watiniyah, sholat Nisfu Syaban dapat dikerjakan sebanyak 2 hingga 100 rakaat, setiap dua rakaat satu salam. Sholat sunah Nisfu Syaban dapat dilakukan hanya dengan 2 rakaat jika tidak mampu melakukan 100 rakaat.

Untuk lebih jelas, berikut urutan dan tata cara lengkap sholat Nisfu Syaban yang dapat diamalkan:

Cara Sholat Nisfu Syaban 2 Rakaat

  1. Membaca niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Al-Fatihah.
  4. Membaca surah Al-Kafirun
  5. Rukuk
  6. Membaca doa i'tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Kembali berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua
  11. Membaca surah yang sama yaitu Al-Fatihah
  12. Setelah itu membaca surah Al-Ikhlas
  13. Mengulang aktivitas rukuk hingga sujud kedua
  14. Tahiyat akhir
  15. Salam
  16. Sesudah salam, baca surah Yasin tiga kali dengan asin yang pertama dibaca dengan niat yang berbeda.
  17. Yasin pertama, dibacakan dengan niat agar dipanjangkan umur dalam keadaan tetap beribadah dan taat kepada Allah SWT.
  18. Yasin kedua, dibacakan dengan niat agar dikaruniai rezeki yang halal untuk bekal ibadah kepada Allah SWT.
  19. Yasin ketiga dibacakan dengan niat dan pengharapan Allah SWT menetapkan iman dan islam serta dianugerahi kematian yang husnul khatimah.

Cara Sholat Nisfu Syaban 100 Rakaat

  1. Membaca niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Al-Fatihah
  4. Setelah itu membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 10 kali
  5. Rukuk
  6. Membaca doa i'tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Kembali berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua
  11. Membaca surah yang sama yaitu Al-Fatihah
  12. Kemudian membaca Al-Ikhlas sebanyak 10 kali
  13. Mengulang aktivitas rukuk hingga sujud kedua
  14. Tahiyat akhir
  15. Salam
  16. Sesudah salam, baca surah Yasin tiga kali dengan asin yang pertama dibaca dengan niat yang berbeda.
  17. Yasin pertama, dibacakan dengan niat agar dipanjangkan umur dalam keadaan tetap beribadah dan taat kepada Allah SWT.
  18. Yasin kedua, dibacakan dengan niat agar dikaruniai rezeki yang halal untuk bekal ibadah kepada Allah SWT.
  19. Yasin ketiga dibacakan dengan niat dan pengharapan Allah SWT menetapkan iman dan islam serta dianugerahi kematian yang husnul khatimah.

Langkah ini diulangi pada rakaat-rakaat selanjutnya, detikers dapat terus membaca surat yang sama hingga 100 rakaat.

Niat Sholat Nisfu Syaban

Ibadah sholat Nisfu Syaban boleh dikerjakan sendiri ataupun secara berjamaah. Bacaan niat sholat Nisfu Syaban perlu disesuaikan jika melaksanakannya sendiri atau secara berjamaah, baik sebagai imam maupun sebagai makmum.

Berikut ini bacaan niat sholat Nisfu Syaban untuk sendiri dan berjamaah sebagai imam atau makmum:

Niat Sholat Nisfu Syaban Sendiri

أُصَلَّى سُنَّةً لِإِحْيَاءِ لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii sunnatan li-ihyaʻi lailati nishfi sya'baana rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi taala.

Artinya: "Saya niat shalat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."

Niat Sholat Nisfu Syaban Berjamaah Sebagai Imam

Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat, berikut bacaan sholat Nisfu Syaban untuk imam dan makmum.

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Usholli sunnatan nisfu syakbaana rakataini lillahi ta ala.

Artinya: "Saya berniat salat sunah nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta ala."

Niat Sholat Nisfu Syaban Berjamaah Sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli sunnata Nishfi Syaban rak ataini mamuman lillahi ta ala.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah nisfu syaban dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta ala. Allahu Akbar."

Doa Sesudah Sholat Nisfu Syaban

Sesudah menunaikan sholat Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa agar ibadah semakin sempurna. Berikut ini bacaan doa yang dapat dibaca setelah melaksanakan sholat Nisfu Syaban:

اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَأَمَانَ الْخَابِفِينَ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَى فِي الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِى وَاقْتَارِ رِزْقِي وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أم الكِتَابِ الهِي بِالتَّجَلَّى الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرٍ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. أَمِينَ

Arab Latin: Allâhumma yâ dzal manni walâ yamunnu 'alaika yâ dzal jalali wal ikrâm, yâ dzath thauli wal in'âm lâ ilaha illâ anta, dzhahral lâjîn, wa jârul mustajîrîn, wa amânal khẩʻifin. Allahumma in kunta katabtanî 'indaka fi ummil kitâbi syaqiyyan au mahrûman au mathrûdan au muqtarran 'alayya fır rizqi famhu. Allâhumma bi fadlika fi ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî wa thardî waiq târi rizqî wa ats-bitnî 'indaka fi ummil kitâbi sa'îdan marzûqan muwaffaqal lil khairât. Fa innaka qulta wa qaulukal haqqu fi kitâbikal munzali 'alâ nabiyyikal mursali, yamhullâhu mâ yasyâ'u wa yutsbitu wa 'indahu ummul kitâbi. İlâhî bittajallil a'dzhami fi lailatin nishfi min syahri sya'bânal mukarramil latî yufraqu fihâ kullu amrin hakîm wa yubramu ishrif 'annî minal balãʻi mâ a'lamu wa mâ lâ a'lamu wa anta 'allâmul ghuyûbi birahmatika yâ arhamar rahimîn. Wa shallallahu 'alâ sayyidinâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa sallama. Âmîn.

Artinya: "Ya Allah, Dzat Pemilik anugerah, bukan penerima anugerah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai Dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau. Engkaulah penolong para pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisi-Mu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rezeki, maka hapuskanlah. Ya Allah, dengan anugerah-Mu, dari Ummul Kitab, akan celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisi-Mu, dalam Ummul Kitab, sebagai orang yang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan. Sungguh Engkau telah berfirman, dan firman-Mu pasti benar, dalam Kitab Suci-Mu yang telah Engkau turunkan melalui lisan Nabi-Mu yang terutus: Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, dan di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab. Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak pada malam pertengahan bulan Sya'ban nan mulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepada junjungan kami, Muhammad, beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin"

Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syaban 2026

Waktu mengerjakan sholat Nisfu Syaban adalah pada malam ke-15 bulan Syaban. Jika mengacu pada kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 15 Syaban 1447 H jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 2026.

Namun, malam Nisfu Syaban sudah dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026 setelah waktu Maghrib. Dengan demikian, sholat Nisfu Syaban bisa mulai dilakukan setelah melaksanakan sholat Maghrib pada Senin, 2 Februari 2026.

Demikianlah panduan lengkap tata cara sholat Nisfu Syaban lengkap dengan niat, doa, dan waktu pelaksanaannya. Semoga bermanfaat, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads