Malam Nisfu Syaban 2026: Jadwal hingga Tuntunan Ibadahnya

Malam Nisfu Syaban 2026: Jadwal hingga Tuntunan Ibadahnya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Senin, 02 Feb 2026 16:50 WIB
Ilustrasi malam Nisfu Syaban
Ilustrasi (Foto: Pinnacleanimates/Freepik)
Makassar -

Malam Nisfu Syaban adalah salah satu waktu istimewa dalam kalender Hijriah, yang memiliki makna penting bagi umat Islam. Nisfu Syaban yang merupakan sebutan untuk pertengahan bulan Syaban kerap dimanfaatkan sebagai momentum memperbanyak ibadah sekaligus memohon ampunan kepada Allah SWT.

Pada malam istimewa ini, terdapat beberapa ibadah atau amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan, seperti membaca doa, shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, hingga memperbanyak dzikir dan doa.

Agar dapat memaksimalkan ibadah-ibadah pada malam istimewa tersebut, tentunya penting untuk mengetahui jadwal malam Nisfu Syaban 2026. Selain itu, penting juga memahami tuntunan ibadah yang benar agar dapat mengerjakannya dengan khusyuk dan penuh keberkahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai panduan, berikut ini informasi jadwal malam Nisfu Syaban, lengkap dengan tuntunan ibadahnya. Semoga bermanfaat!

Kapan Malam Nifsu Syaban 2026?

Berdasarkan penanggalan Kalender Hijriah Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, pertengahan bulan Syaban atau 15 Syaban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Namun, malam Nisfu Syaban telah dimulai pada tanggal 2 Februari 2026, setelah waktu Maghrib. Hal ini dikarenakan pergantian hari dalam kalender Islam dimulai sejak waktu Maghrib,

Agar lebih mudah dipahami, berikut rincian waktu Nisfu Syaban 2026:

  • Malam Nisfu Syaban: Senin, 2 Februari 2026 (memasuki waktu Maghrib)
  • Nisfu Syaban: Selasa, 3 Februari 2026 (hingga waktu Maghrib)

Tuntunan Ibadah Malam Nisfu Syaban

Ada berbagai amalan pada malam Nisfu Syaban yang dapat dikerjakan, seperti dzikir, doa, shalat sunnah, dan membaca Al-Qur'an, sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagai panduan untuk detikers, berikut ini tuntunan ibadah malam Nisfu Syaban selengkapnya.

1. Membaca Doa Malam Nisfu Syaban

Salah satu amalan pada malam Nisfu Syaban yang sangat dianjurkan adalah membaca doa khusus pada malam tersebut. Mengutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, bacaan doa Nisfu Syaban yang dianjurkan ulama ini dikutip dari doa Nabi Adam AS ketika turun ke bumi, thawaf tujuh kali di Ka'bah, dan shalat dua rakaat di belakang maqam, kemudian membaca doa berikut:

،ترذعم لبقاف تينلعو يس ملعت كنإ مهللا سفن ف ام ملعتو ،لؤس نطعأف تجاح ملعتو بلق شابي اناميإ كلأسأ نإ مهللا .بنذ ل رفغاف وَبَقِيْنَا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَا يُصِيبُنِي إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَرَبِّنِي بِقَضَائِكَ .

Arab Latin: Allaahumma innaka ta'lamu sirrii wa' alaaniyati faqbal ma'dzirati, wata'lamu haajatii fa'thinii suaali, wata'lamu maa fii nafsii faghfır lii dzambii. Allaahumma innii asaluka imaanan yubasyiru qalbii wa yaqiinan shaadiqan hattaa a'lamu annahu laa yushiibunii illaa maa katabta lii waraddani biqadhaaik.

Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau tahu apa yang tersembunyi dan tampak dariku, karena itu terimalah penyesalanku. Engkau tahu kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa rela terhadap apa yang Engkau bagi untuk diriku.

2. Baca Yasin 3 Kali

Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan membaca surat Yasin sebanyak 3 kali pada malam Nisfu Syaban. Amalan ini dianjurkan dikerjakan setelah shalat Maghrib dan lebih utama dilakukan secara bersama-sama.

Bacaan 3 kali surah Yasin diniatkan masing-masing untuk:

  • Bacaan Yasin yang pertama diniatkan untuk meminta umur panjang yang diisi dengan ketaatan kepada Allah SWT.
  • Bacaan Yasin kedua diniatkan supaya dijaga dari semua bahaya serta diberi keluasan rezeki yang baik serta halal.
  • Bacaan Yasin yang terakhir diniatkan agar hati merasa cukup dan dianugerahi husnul khatimah.

Pada pelaksanaannya, amalan ini dikerjakan dengan membaca doa khusus setiap selesai membaca satu kali Yasin. Untuk memudahkan, urutannya adalah sebagai berikut:

Dibaca sebanyak 3 kali setelah sholat Maghrib. Akan lebih utama jika dilakukan secara bersama-sama.

  • Setiap kali membaca surat Yasin, disertai niat khusus, berikut masing-masing niatnya:
  • Niat bacaan surat Yasin pertama: Memohon agar diberikan umur panjang yang diisi dengan ketaatan kepada Allah SWT.
  • Niat bacaan surat Yasin kedua: Memohon supaya senantiasa dilindungi dari segala mara bahaya serta diberikan kelapangan rezeki yang baik dan halal.
  • Niat bacaan surat Yasin ketiga: Memohon agar hati selalu merasa cukup dan dianugerahi husnul khatimah.
  • Membaca doa setiap selesai membaca surat Yasin.

Doa Setelah Baca Yasin 3 Kali

Adapun doa yang dianjurkan setiap selesai membaca surat Yasin adalah sebagai berikut:


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِينَ، وَمَأْمَنَ الْخَائِفِينَ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ مِنْ أُمَ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَتَقْتِيرَ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ سَعِيدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ). إِلهِي بِالتَّجَلِي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الْمُكَرَمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، إِكْشِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَاغْفِرْ لِي مَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُ الْأَكْرَمُ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَىسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin: Bismillaahir rahmaanir rahim. Allaahumma yaa dzal manni wa laa yumannu 'alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli wal in'aam. Laa ilaaha illaa anta zhahral laajiina wajaaral mustajiiriina wa ma' manal khaa-ifiin. Allaahumma in kunta katabtanaa indaka fii ummil kitaabi asyiqiyaa'a au mahruumiina au muqtarran 'alaina fir rizqi fahumllaahumma bifadhlika syaqaawatanaa wa hirmaananaa wa iqtaara arzaaqinaa wa atsbitnaa 'indaka fii ummil kitaabi su'adaa'a marzuuqina muwaffaqiin lil khairaat. Fa- innaka qulta waqaulukal haqqu fii kitaabikal munzali 'alaa lisaani nabiyyikal mursal, yamhullaahu maa yasyaa-u wa yutsbitu wa 'indahu ummul kitaab. Ilaahii bit tajallil a'zhami fii lailatin nishfi min syahri sya'baanal mukarram allatii yufraqu fiiha kullu amrin hakiimin wa yubram nas-aluka an taksyifa 'annaa minal balaa-i maa na'lamu wa maa laa na'lam, wa maa anta bihi a'larna. Innaka antal a'azzul akram. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah, wahai Dzat yang mempunyai anugerah, dan Engkau tidak diberi anugerah, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, wahai Dzat yang mempunyai kekuasaan dan memberikan kenikmatan, tiada Tuhan melainkan Engkau. Engkau- lah Penolong orang-orang yang memohon pertolongan, Pelindung orang-orang yang mencari perlindungan, dan Pemberi Keamanan kepada orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau mencatat kami di sisi-Mu dalam induk catatan sebagai orang-orang yang celaka, terhalang dari rahmat-Mu dijauhkan dari-Mu, atau disempitkan dalam mendapat rezeki, dengan karunia-Mu, ya Allah, hapuskanlah kecelakaan kami, keterhalangan kami, kejauhan kami dari rahmat-Mu, dan kesempitan rezeki kami. Dan tetapkanlah kami di sisi-Mu dalam catatan sebagai orang-orang yang berbahagia, diberi rezeki yang luas, serta diberi petunjuk menuju kebajikan. Karena sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam kitab-Mu yang telah diturunkan kepada rasul-Mu, sedangkan firman-Mu itu benar, Allah menghapus dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan di sisi-Nya terdapat induk kitab. Tuhan kami, dengan tajalli-Mu (penampakan sifatMu) Yang Maha Besar pada malam Nisfu Syaban yang mulia ini, saat setiap urusan dibedakan dan ditetapkan di dalamnya, kami memohon kepada-Mu agar Engkau palingkan kami dari segala bencana, baik yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya, Engkau Dzat Yang Paling Mulia dan Paling Pemurah. Dan, semoga Allah senantiasa memberi rahmat serta kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, dan sahabatnya."

3. Sholat Sunnah Malam Nisfu Syaban

Amalan lainnya yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban adalah sholat sunnah. Disadur dari buku'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet yang ditulis oleh Ibnu Watiniyah, sholat sunah ini dapat dikerjakan sebanyak 2 hingga 100 rakaat.

Berikut ini tuntunannya masing-masing.

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2 Rakaat

  1. Membaca niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Al-Fatihah
  4. Dilanjutkan dengan membaca surah Al-Kafirun
  5. Rukuk
  6. Membaca doa i'tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Kembali berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua
  11. Membaca surah yang sama yaitu Al-Fatihah
  12. Setelah itu membaca surah Al-Ikhlas
  13. Mengulang aktivitas rukuk hingga sujud kedua
  14. Tahiyat akhir
  15. Salam

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 100 Rakaat

Apabila dilaksanakan dalam 100 rakaat, maka tidak dikerjakan sekaligus, melainkan sebanyak dua rakaat dalam satu kali salam. Artinya, sholat Nisfu Syaban dikerjakan sebanyak 100 rakaat dengan 50 kali salam.

Berikut ini tata cara sholat Nisfu Syaban 100 rakaat selengkapnya:

  1. Membaca niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Al-Fatihah
  4. Setelah itu membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 10 kali
  5. Rukuk
  6. Membaca doa i'tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Kembali berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua
  11. Membaca surah yang sama yaitu Al-Fatihah
  12. Kemudian membaca Al-Ikhlas sebanyak 10 kali
  13. Mengulang aktivitas rukuk hingga sujud kedua
  14. Tahiyat akhir
  15. Salam

Bacaan Niat Sholat Malam Nisfu Syaban

Dalam pelaksanaannya, umat Islam perlu menyesuaikan bacaan niat sholat Nisfu Syaban apabila dikerjakan sendiri, berjemaah sebagai imam, dan berjemaah sebagai makmum.

Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat, berikut bacaan sholat Nisfu Syaban. Mulai dari niat sholat untuk imam, makmum, maupun sendiri.

1. Bacaan Niat Sholat Nisfu Syaban Sendirian

Berikut ini bacaan niat sholat Nisfu Syaban yang dapat diamalkan:

أُصَلَّى سُنَّةً لِإِحْيَاءِ لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii sunnatan li-ihyaʻi lailati nishfi sya'baana rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi taala.

Artinya: "Saya niat shalat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."

Selain niat sholat di atas, detikers juga dapat mengamalkan bacaan niat sholat Nisfu Syaban berikut ini:

أُصَلِّي لَيْلَةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii lailata nishfi sya'baana rak'ataini mustaqbilal qiblati sunnatan lillahi taala.

Artinya: "Saya niat shalat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."

أُصَلَّى سُنَّةَ الْخَيْرِ فِي لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii sunnatal khairi fi lailati nishfi sya'baana rak'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunah al-Khair pada malam Nisfu Syaban, dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."

أُصَلَّى سُنَّةً لَيْلَةَ الْبَرَاثَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ تَقَرُّبًا إِلَى اللَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii sunnatan lailatal baraaʻaati rak'ataini mustaqbilal qiblati taqarruban ilallaahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunah malam pembebasan (dari kecelakaan dan kehinaan), dua rakaat dengan menghadap kiblat, semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah Taala."

2. Niat Sholat Nisfu Syaban Berjamaah sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Usholli sunnatan nisfu syakbaana rakataini lillahi ta ala.

Artinya: "Saya berniat salat sunah nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta ala."

3. Niat Sholat Nisfu Syaban Berjamaah sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli sunnata Nishfi Syaban rak ataini mamuman lillahi ta ala.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah nisfu syaban dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta ala. Allahu Akbar."

4. Berdzikir

Melafalkan dzikir merupakan salah satu wujud ketaatan dan penghambaan kepada Allah SWT. Disadur dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, berikut ini susunan dan bacaan dzikir yang lazim diamalkan oleh para ulama di bulan Syaban, termasuk pada malam Nisfu Syaban:

Membaca Istighfar

Bacaan Istighfar berikut dibaca sebanyak 70 kali.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ

Arab Latin: Astaghfirullaaha wa as-aluhut taubah.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan aku meminta kepada-Nya agar diterima tobatku."

Membaca Dzikir

Sama dengan bacaan istighfar, bacaan dzikir di bawah ini juga dibaca sebanyak 70 kali.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

Arab Latin: Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal musyrikuun.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya meskipun orang-orang musyrik membencinya."

Nah, demikianlah informasi lengkap jadwal Nisfu Syaban, lengkap dengan tuntunan ibadahnya. Semoga bermanfaat!




(urw/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads