Korban penikaman maut di Sorong, Papua Barat Daya, menjadi dua orang. Setelah wanita berinisial FR (23), lelaki berinisial TKR (23) juga dilaporkan meninggal setelah mendapat perawatan medis.
"Benar, korban kedua meninggal dunia," kata Kabag Ops Kompol Polresta Sorong Kota, Andi Muhammad Nurul Yaqin kepada BeritaKlik, Rabu (4/2/2026).
Sementara itu jenazah FT diarak dari RSUD Sele Be Solu menuju Polresta Sorong Kota pada Rabu (4/2) sekitar pukul 19.30 WIT. Massa melakukan konvoi dengan sepeda motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga korban memblokir jalan di depan Polresta Sorong Kota sambil mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Keluarga korban menutup jalan sambil menghalau kendaraan yang lewat.
Di lokasi yang lain, tepatnya di Pasar Boswesen, Remu Kota Sorong, keluarga korban juga memblokir jalan utama dengan menutup jalan utama. Kendaraan yang melintas jalan tersebut terpaksa memutar kembali.
Situasi terpantau cukup mencekam, karena keluarga korban tampak menutup ruas jalan tersebut dengan membakar ban dan kayu. Tidak ada kendaraan yang melintas di jalan tersebut.
"Kejadian penusukan dilakukan oleh seorang YT terhadap wanita yang merupakan pacarnya FR. Sementara TKR diduga merupakan selingkuhan dari FR juga menjadi korban penikaman," kata Andi.
Andi melanjutkan, pelaku diduga cemburu mengetahui korban yang merupakan mantan pacarnya berhubungan dengan TKR. Pelaku pun menikam FR dan TKR.
"Jadi ini motifnya kecemburuan yang mana korbannya TKR dan FR mengalami luka tusuk," bebernya.
Sebelumnya diberitakan, keluarga FR sempat melakukan pemalangan jalan di Jalan Cendrawasih, Kota Sorong Rabu (4/2) pagi. Keluarga korban merusak rumah terduga pelaku di Jalan Bangau 1 Aspen, Kota Sorong.
(sar/sar)










































