Sopir Ekspedisi Ngaku Barcode BBM-nya Disalahgunakan di SPBU Toraja Utara

Sopir Ekspedisi Ngaku Barcode BBM-nya Disalahgunakan di SPBU Toraja Utara

Ricdwan Abbas - detikSulsel
Senin, 16 Feb 2026 09:10 WIB
SPBU Karassik Toraja Utara.
Foto: SPBU Karassik Toraja Utara. (dok. Istimewa)
Toraja Utara -

Seorang sopir ekspedisi inisial N mengaku barcode BBM-nya diduga disalahgunakan di SPBU Karassik, Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia baru mengetahui hal tersebut usai melakukan pengecekan di aplikasi My Pertamina.

"Saya tidak pernah mengisi solar di sana, tapi pas saya mau pakai barcode saya untuk mengisi BBM, sudah tidak ada saldonya. Keterangannya di My Pertamina, transaksi terakhir di SPBU Karassik," ujar N kepada detikSulsel, Minggu (15/2/2026).

Dia mengaku baru mengetahui barcodenya disalahgunakan saat dalam perjalanan dari Makassar ke Toraja. Saat mengisi bahan bakar di SPBU Barru, saldonya telah kosong padahal saldo sebelumnya 200 liter. Setelah dicek, pemakaian terakhir terdeteksi di SPBU Karassik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kaget karena kartunya saya pegang terus tapi kok bisa ada transaksi dengan kode 7491805 dan saldo saya kosong. Waktu saya cek terakhir, masih ada 200 liter," ujarnya.

Dia menduga distribusi BBM di SPBU Karassik dimainkan oknum tertentu. Dia mendesak penegak hukum segera melakukan pemeriksaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

"Harapan kita, APH segera menertibkan SPBU Karassik, kasian kami yang punya barcode kadang mau mengisi BBM tapi kuotanya tiba-tiba habis karena disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur SPBU Karassik Abigael Pulo Panglabba membantah adanya praktik penyalahgunaan barcode. Dia mengatakan, pihaknya sudah sesuai standar operasional presedur (SOP) penyaluran bahan bakar.

"Tidak ada yang seperti itu. Saya juga sudah tanya anggota untuk cek dan katanya tidak ada. Bisa dicek sendiri di tempat kami," ujar Abigael.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads