Penumpang Smart Air Kumpul Donasi untuk Pilot-Kopilot Tewas Ditembak KKB

Papua Selatan

Penumpang Smart Air Kumpul Donasi untuk Pilot-Kopilot Tewas Ditembak KKB

Paulus Pulo - detikSulsel
Senin, 16 Feb 2026 16:00 WIB
Sebanyak 13 penumpang pesawat Smart Air PK-SNR menggalang donasi untuk pilot dan kopilot yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Pegunungan.
Foto: Sebanyak 13 penumpang pesawat Smart Air PK-SNR menggalang donasi untuk pilot dan kopilot. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Sebanyak 13 penumpang pesawat Smart Air PK-SNR menggalang donasi untuk pilot dan kopilot yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Pegunungan. Total donasi yang terkumpul sebanyak Rp 2.000.400.

"Di tengah rasa takut dan kehilangan, muncul solidaritas yang menguatkan," ujar Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan, Senin (16/2/2306).

Yusuf mengatakan gerakan penumpang tersebut sebagai bentuk empati dan belasungkawa atas tewasnya pilot dan kopilot. Dia mengungkapkan donasi yang terkumpul dititipkan ke perwakilan maskapai Smart Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hanya penumpang yang kemarin, untuk pilot dan kopilot dititipkan sama pilot maskapai Smart Air. Donasinya Rp 2.000.400," terang Yusuf.

Dia mengungkapkan bahwa masyarakat Korowai sangat tergantung dengan transportasi udara. Pasalnya wilayah tersebut berada di daerah pedalaman dan terpencil.

ADVERTISEMENT

"Solidaritas para penumpang menunjukkan bahwa masyarakat Korowai sangat bergantung pada pesawat. Itu satu-satunya akses masuk. Jalur darat belum ada, dan wilayahnya sangat terpencil," ungkapnya.

Yusuf menyebut jumlah penduduk di daerah Korowai mencapai sekitar 100 kepala keluarga. Fasilitas kesehatan terbatas, hanya terdapat satu sekolah dasar swasta.

"Permukiman warga terkonsentrasi di sekitar bandara kecil yang menjadi nadi kehidupan masyarakat. Di tengah keterbatasan tersebut, Polres Boven Digoel dengan sekitar 300 personel harus mengamankan wilayah yang sangat luas," sebutnya.

Diketahui, KKB menembak pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Boven Digoel pada Rabu (11/2). Pilot Egon Irawan dan kopilot Baskoro dilaporkan meninggal, sedangkan 13 penumpang pesawat dilaporkan selamat.

Aparat kepolisian gabungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan pesawat pada Kamis (13/2). Dari hasil pemeriksaan, pesawat ditembak KKB pimpinan Elkius Kobak setelah penumpang turun dan hendak melanjutkan perjalanan ke Yahukimo.

"Saat pilot melakukan start engine, sekitar kurang lebih 20 orang pelaku muncul dari arah penginapan bandara dengan membawa senjata api dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 200 meter ke arah pesawat," kata Kepala Satgas Operasi Damai Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Jumat (13/2).

Para penumpang yang baru turun dari pesawat pun berlari menyelamatkan diri. Sementara pilot dan kopilot turut berlari menuju rumah warga di sekitar bandara, namun keduanya dikejar oleh para pelaku.

"Tidak lama kemudian, korban ditangkap dan dibawa kembali ke area landasan, lalu dilakukan penembakan terhadap oleh para pelaku," terang Faizal.




(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads