Tahapan Sidang Isbat Puasa Ramadhan 2026, Lengkap Data Posisi Hilal Saat Ini

Tahapan Sidang Isbat Puasa Ramadhan 2026, Lengkap Data Posisi Hilal Saat Ini

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Selasa, 17 Feb 2026 06:36 WIB
Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
Foto: Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H. (Dok. Instagram Kemenag RI)
Makassar -

Sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026 menjadi agenda penting yang dinantikan umat Islam di seluruh Indonesia. Melalui sidang ini, pemerintah akan menetapkan secara resmi awal dimulainya bulan puasa Ramadhan.

Proses penetapannya pun tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui sejumlah tahapan yang telah ditetapkan sebelumnya. Setiap rangkaian tahapan memiliki peran penting dalam memastikan keputusan yang diambil bersifat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melansir Instagram resmi Kementerian Agama (Kemenag), Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H digelar pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang akan berlangsung mulai pukul 16.30 WIB di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa saja tahapan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Tahapan Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 2026

Melansir laman Baznas, terdapat tiga tahapan utama dalam sidang isbat penentuan awal Ramadhan 2026. Tahapan tersebut sesuai dengan standar yang telah diterapkan pemerintah selama ini.

ADVERTISEMENT

Berikut tahapan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026:

1. Seminar Posisi Hilal

Pada tahap awal, tim ahli dari Kemenag RI akan memaparkan data posisi hilal atau bulan sabit muda berdasarkan perhitungan astronomi. Data ini menjadi dasar ilmiah awal sebelum dilakukan pengamatan langsung di lapangan.

Tahap ini akan berlangsung pada pukul 16.30 WIB dan digelar secara terbuka. Masyarakat dapat menyaksikannya melalui live streaming di kanal YouTube Bimas Islam TV.

2. Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal

Setelah itu, dilakukan verifikasi melalui pengamatan hilal secara langsung di 96 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Lokasi pengamatan dipilih secara strategis untuk mendapatkan laporan terbaik dan akurat mengenai kemunculan hilal.

Seluruh pihak yang hadir dalam sidang isbat kemudian akan membahas hasil hisab dan laporan rukyatul hilal untuk menetapkan 1 Ramadhan 2026. Tahapan ini dilakukan secara tertutup pada pukul 18.30 WIB.

3. Konferensi Pers

Hasil penetapan awal Ramadhan 2026 tersebut kemudian diumumkan kepada masyarakat melalui konferensi pers pada pukul 19.05 WIB. Tahapan ini dapat disaksikan melalui akun YouTube Kemenag RI dan Bimas Islam TV.

Berikut rincian jadwal dan tahapan sidang isbat awal Ramadhan 2026:

  • Agenda: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1447 H
  • Hari/Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026
  • Pukul: 16.30-19.05 WIB
  • Rincian Tahapan:
    • Seminar Posisi Hilal - 16.30 WIB
    • Pelaksanaan Sidang Isbat - 18.30 WIB
    • Konferensi Pers Penetapan 1 Ramadhan 1447 H - 19.05 WIB
  • Lokasi: Hotel Borobudur, Jakarta Pusat

Peserta Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 2026

Melansir laman Baznas, sidang isbat penetapan awal Ramadhan 2026 akan dihadiri oleh berbagai unsur penting, yakni:

  • Perwakilan organisasi masyarakat Islam
  • Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Perwakilan duta besar negara-negara Islam
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
  • Ahli falak (astronomi)
  • Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  • Perwakilan Mahkamah Agung

Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan syar'i. Selain itu, pelaksanaan sidang isbat ini berlandaskan Fatwa MUI tentang penetapan awal bulan Hijriah.

Posisi Hilal Awal Ramadhan 2026 Saat Ini

Mengacu pada laman Bimas Islam Kemenag, posisi hilal saat Matahari terbenam pada 17 Februari 2026 di seluruh wilayah Indonesia berada di kisaran -2° 24,71' hingga 0° 58,08' berdasarkan data hisab. Sementara itu, sudut elongasi tercatat berada di antara 0° 56,39' sampai 1° 53,60'.

Berdasarkan perhitungan tersebut, posisi hilal tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Adapun ijtimak diperkirakan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB. Data tersebut menjadi dasar awal sebelum dikonfirmasi melalui rukyatulhilal di berbagai titik pemantauan.

Demikianlah informasi mengenai tahapan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads