Niat Sholat Tarawih Berjemaah di Masjid untuk Imam-Makmum serta Tata Caranya

Niat Sholat Tarawih Berjemaah di Masjid untuk Imam-Makmum serta Tata Caranya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Kamis, 19 Feb 2026 19:30 WIB
Ilustrasi sholat berjamaah
Ilustrasi sholat tarawih berjemaah (Foto: Fuad Hasim/BeritaKlik)
Makassar -

Niat sholat Tarawih berjemaah di masjid perlu dipahami umat Islam sebelum menjalankan sholat sunnah tersebut sepanjang bulan Ramadhan. Pasalnya, terdapat perbedaan bacaan niat sholat Tarawih berjemaah sebagai imam dan sebagai makmum.

Mengutip dari laman Muhammadiyah, sholat Tarawih sebenarnya bisa dikerjakan sendiri dan tetap sah. Kendati demikian, mayoritas (jumhur) ulama fikih sepakat bahwa salat Tarawih lebih afdal dikerjakan secara berjamaah.

Dalil anjuran sholat Tarawih berjamaah berasal dari hadis 'Aisyah RA berikut:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ، ثُمَّ صَلَّى مِنَ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ، ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ: «قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ، وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنَ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ»، وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ

"Dari 'Aisyah ra diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. pada suatu malam salat di masjid, lalu beberapa orang ikut salat bersama beliau. Pada malam berikutnya beliau salat lagi dan jumlah manusia semakin banyak. Kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau keempat, tetapi Rasulullah SAW. tidak keluar menemui mereka. Ketika pagi hari beliau bersabda: "Aku telah melihat apa yang kalian lakukan. Tidak ada yang menghalangiku untuk keluar menemui kalian kecuali aku khawatir salat itu akan diwajibkan atas kalian." Peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadan." (HR. al-Bukhārī, Muslim, Abū Dāwūd, an-Nasā'ī, Aḥmad, Ibn Khuzaimah, dan Ibn Ḥibbān).

ADVERTISEMENT

Sebagai panduan untuk detikers, berikut ini bacaan niat Tarawih untuk imam dan makmum, lengkap tata cara dan doa setelahnya. Simak yuk!

Niat Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid

Dilansir dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' karya Ibnu Watiniyah, berikut bacaan niat sholat Tarawih berjamaah untuk imam maupun makmum:

Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii sunnatat taraawiihi rakataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Taala."

Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا الِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallii sunnatat taraawiihi rakataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Taala."

Sebagai catatan, bacaan niat ini juga bisa dibaca jika sholat Tarawih berjemaah di rumah bersama keluarga.

Tata Cara Sholat Tarawih

Sholat Tarawih dikerjakan sebanyak 8 atau 20 rakaat, dengan setiap dua rakaat salam. Berikut cara melaksanakan sholat Tarawih yang dirangkum dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet dan Risalah Tuntunan Shalat Lengkap' oleh Drs Moh Rifa'i adalah sebagai berikut:

  1. Membaca niat sholat Tarawih sesuai posisi, yakni sebagai imam atau makmum.
  2. Takbiratul ihram sambil melafalkan "Allahu Akbar".
  3. Membaca doa iftitah.
  4. Membaca Surah Al-Fatihah.
  5. Membaca salah satu surah pendek dari Al-Qur'an yang dihafal.
  6. Rukuk dengan tuma'ninah, yakni dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
  7. Bangkit dari rukuk atau i'tidal.
  8. Sujud pertama.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua.
  11. Bangun dari sujud, kemudian berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua.
  12. Setelah bangun dari sujud kedua pada rakaat kedua, dilanjutkan dengan tasyahud akhir.
  13. Mengakhiri sholat dengan salam.

Ulangi rangkaian ini sampai mencapai jumlah rakaat yang dituju, antara 8 atau 20 rakaat.

Doa Setelah Sholat Tarawih

Setelah melaksanakan sholat Tarawih, umat Islam dianjurkan membaca doa khusus. Berikut bacaan doa setelah sholat Tarawih:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ، وَلِلْفَرَابِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَضِينَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَابِرِينَ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَ سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِينَ، وَمِنْ حُورِ الْعَيْنِ مُتَزَوَجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِينَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ، مَعَ الَّذِينَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ، وَحَسُنَ أولَا بِكَ رَفِيقًا، ذُلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Arab Latin: Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil 'alamin, hamdan yuwâfi ni'amahu wa yukâfi'u mazidah. Allâhumma shalli wa sallim 'ală sayyidinâ Muhammadin wa 'alâ âli sayyidinâ Muhammadin.

Allahummajalna bil imani kamilina wa lil fara'idhi mu'addina wa lish-sholati hafidzhina waliz-zakáti fäilina walima 'indaka thâlibina wa lľafwika råjina wabil huda mutamassikina wa'anil laghwi mu'ridhina wafid dunyă zâhidina wafil åkhirati råghibina wabil qadhäʻi rådhina wabin na'ma'i syäkirina wa 'alal bala'i shâbirina wa tahta liwa'i sayyidinâ Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallama yaumal qiyamati sa irina wa ilal haudhi wâridina wa ilal jannati dâkhilina wa minan nåri najina wa 'ala sariril karamati qâ'idina wa min hûril 'aini mutazawwijina wamin sundusin wa istabraqin wadibájin mutalabbisîna wa min tha'amil jannati akilina wa min labanin wa 'asalin mushaffan syäribina bi akwäbin wa abâriqa wa ka'sin min ma'inin ma'al ladzina an'amta 'alaihim minan nabiyyina wash shiddiqina wasy syuhada'i wash shalihina wa hasuna ulaʻika rafiqan dzālikal fadhlu minallahi wakafå billähi 'aliman wal hamdu lillahi rabbil 'alamina.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami. Nabi Muhammad, dan keluarganya.

Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga sholat, menunaikan zakat, menuntut (mencari) segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk-Mu, terlepas (terhindar) dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akhirat serta tabah (sahar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada Hari Kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kita, Nabi Muhammad, dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di takhta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang saleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Nah, demikianlah ulasan mengenai bacaan niat sholat Tarawih berjemaah di masjid baik sebagai imam maupun makmum. Semoga bermanfaat!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads