Deretan Capaian Ibas-Puspa di Lutim: Pengangguran dan Kemiskinan Turun Drastis

Deretan Capaian Ibas-Puspa di Lutim: Pengangguran dan Kemiskinan Turun Drastis

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 19:39 WIB
Irwan Bachri Syam bersama Puspawati Husler (Ibas-Puspa) memiliki deretan capaian usai setahun menjadi Bupati dan Wabup Luwu Timur. Dokumen Istimewa
Foto: Irwan Bachri Syam bersama Puspawati Husler (Ibas-Puspa) memiliki deretan capaian usai setahun menjadi Bupati dan Wabup Luwu Timur. Dokumen Istimewa
Luwu Timur -

Kepemimpinan Irwan Bachri Syam bersama Puspawati Husler (Ibas-Puspa) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim), genap satu tahun. Dalam periode tersebut, sejumlah indikator sosial dan ekonomi menunjukkan tren positif.

Persentase Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) menembus 89,38 persen atau masuk kategori sangat baik. Sementara tingkat kemiskinan berada di angka 5,79 persen.

"(Angka kemiskinan) Persentasenya kini berada di 5,79%, turun 0,76 persen. Ini bahkan menjadi angka kemiskinan terendah dalam sepuluh tahun terakhir," ujar Ibas kepada detiksulsel, Selasa (24/2/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemkab Lutim mencatat terjadinya penurunan angka pengangguran pada 2025 menjadi 3,70 persen atau setara 6,12 ribu jiwa. Sebelumnya, tingkat pengangguran tercatat sebesar 5,42 persen atau sekitar 8,52 ribu jiwa.

"Alhamdulillah Pemda Luwu Timur mencatat prestasi gemilang," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, indeks kedalaman (P1) dan keparahan kemiskinan (P2) ikut menurun. Saat ini, Indeks P1 berada di angka 1,20 dan turun 0,11 poin, sementara P2 berada di 0,32 yakni turun 0,07 poin dari tahun 2024.

"Artinya, bukan hanya jumlah orang miskin yang berkurang, tetapi jarak mereka dari garis kemiskinan juga semakin menyempit. Secara sederhana, mereka yang masih berada dalam kategori miskin kini berada pada kondisi yang lebih ringan dibanding sebelumnya," jelasnya.

"Kini Luwu Timur juga tercatat sebagai salah satu kabupaten dengan persentase kemiskinan paling kecil di Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan bahwa daya tahan ekonomi daerah tidak berdiri sendiri, melainkan kompetitif di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan," tambahnya.

IKM PTSP Lampaui Target, Ibas Klaim UMKM Lutim Kian Bergerak

Ibas menyebut Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Luwu Timur melampaui target kinerja pada 2025. IKM yang sebelumnya tercatat mencapai 89,38 persen, melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar 87,86 persen.

"Artinya, pelayanan perizinan yang langsung dirasakan masyarakat dan pelaku usaha benar-benar mengalami perbaikan nyata, karena pelayanan perizinan yang cepat dan jelas berarti usaha lebih mudah bergerak. Menjadikan investasi lebih percaya diri dan UMKM tidak lagi terlalu lama menunggu. Dampaknya terasa langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat," bebernya.

Selain pelayanan perizinan, Ibas juga menyoroti peningkatan indeks kerukunan umat beragama di Luwu Timur. Menurunya, angkanya kini berada di angka 80,84 persen.

"Ini menunjukkan bahwa suasana sosial di daerah tetap kondusif dan harmonis. Di tengah dinamika nasional yang kadang penuh perbedaan tajam, Luwu Timur tetap adem dan kondisi yang aman seperti ini adalah modal besar bagi pembangunan," ungkapnya.

Sementara pada sektor pelayanan hukum, survei di lingkungan Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga menunjukkan nilai IKM di atas 88,00 persen. Capaian itu masuk kategori sangat baik.

"Artinya, masyarakat merasakan pelayanan yang semakin profesional dan responsif," tambahnya.

Ibas lantas berharap capaian tersebut dapat dirasakan merata oleh masyarakat. Dia meyakini deretan capaian dapat menjadi modal optimisme dalam menghadapi 2026.

"Tahun pertama telah dilewati dengan fondasi yang kuat. Sekarang tantangannya adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas. Karena ketika standar sudah berada di kategori sangat baik, maka ekspektasi masyarakat tentu akan semakin tinggi," tutupnya.




(hmw/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads