Waktu berbuka puasa menjadi acuan bagi setiap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka. Simak waktu berbuka puasa hari ini, 26 Februari 2026, untuk wilayah Gorontalo berikut ini.
Menyadur dari laman Kemenag Kota Palangkaraya, puasa merupakan terjemahan dari kata shaum (الصوم) atau shiyam (الصيام) dalam bahasa Arab yang artinya menahan atau diartikan juga dengan Imsak. Para ulama menjelaskan defenisi puasa yaitu "Menahan diri dari segala yang membatalkannya dengan cara-cara yang khsusus." (Mughni al-Muhtaj Jilid 1)
Jam Buka Puasa di Wilayah Gorontalo Hari Ini
Berikut ini jadwal buka puasa dan azan Maghrib, 8 Ramadan 1447 H (26 Februari 2026) untuk wilayah Gorontalo yang dilansir dari laman resmi Bimas Islam Kementerian Agama RI:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
| No | Kabupaten/Kota | Maghrib |
|---|---|---|
| 1. | Kota Gorontalo | 18.07 Wita |
| 2. | Boalemo | 18.10 Wita |
| 3. | Bone Bolango | 18.07 Wita |
| 4. | Pahuwato | 18.11 Wita |
| 5. | Kabupaten Gorontalo | 18.07 Wita |
| 6. | Gorontalo Utara | 18.07 Wita |
Doa Buka Puasa Ramadan
Ketika hendak berbuka puasa, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa. Adapun lafal doa berbuka puasa, sebagaimana dikutip dari buku "Panduan Muslim Sehari-hari" oleh Dr KH M Hamdan Rasyid MA dan ustaz Saiful Hadi El-Sutha:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ ، وَبِكَ أَمَنْتُ ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Arab Latin:Allahumma laka shumtu wa bika amantu, wa 'alaa rizqika afthartu, birah-matika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rejeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Pemurah."
Waktu Membaca Doa Buka Puasa
Menukil laman Kemenag RI Sulawesi Barat, doa berbuka puasa Ramadhan dibacakan setelah membatalkan puasa dengan makan dan minum. Waktu membacanya tersebut ditentukan dari aspek makna doanya.
Pada doa berbuka puasa riwayat Abu Dawud di atas, terdapat kata "telah" di dalamnya. Dengan begitu, waktu membacanya dilaksanakan usai berbuka.
Membaca doa berbuka setelah dibatalkannya puasa juga sesuai dengan pandangan Wahba Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Aditullah. Dia berpendapat salah satu sunnah puasa yakni berdoa setelah berbuka, sebagaimana disebutkan berikut ini:
الدعاء عقب الفطر
Artinya: Berdoa setelah berbuka.
Walaupun begitu, kebiasaan membaca doa sebelum berbuka tetap dibolehkan. Namun diutamakan untuk membacanya setelah berbuka sebagai Kamal al-Sunnah (kesempurnaan sunnah).
(alk/alk)
