Bupati Andi Abdullah Rahim mengajak warga Luwu Utara yang bermukim di Makassar turut ambil bagian dalam mempromosikan daerah asalnya. Ia mendorong sikap optimistis karena ekonomi Luwu Utara saat ini tumbuh 6,17 persen.
Hal itu diungkapkan Andi Rahim usai melakukan buka puasa bersama dengan Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKRL) di Kota Makassar pada Selasa (3/3). Dia mengatakan momen buka puasa ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang membangun komitmen bersama dalam mendorong kemajuan Luwu Utara.
"Kami melakukan buka puasa sekaligus saya menyampaikan tentang pertumbuhan ekonomi Lutra 6.17 persen," kata Andi Rahim kepada detikSulsel, Rabu (4/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga menjelaskan pembangunan yang sedang digalakkan terutama di sektor pertanian dan perkebunan seperti cetak sawah, hilirisasi sawit, kakao kopi," ucapnya.
Bupati Andi Abdullah Rahim ajak warga Luwu Utara di Makassar promosikan daerahnya. Ekonomi tumbuh 6,17% berkat sektor pertanian dan perkebunan. (dok. istimewa) |
Andi Rahim secara khusus juga menyinggung potensi investasi peternakan di wilayah Seko dan Rongkong. Dia optimis ekonomi dapat semakin tumbuh sebab infrastruktur jalan menuju dua daerah tersebut terus dikebut.
"Saya mengharapkan peran dari seluruh warga Luwu Utara yang ada di Makassar untuk bersama-bersama membantu pemerintah daerah dalam membangun Luwu Utara," ungkapnya.
"Ayo kita kembali ke Luwu Utara untuk berinvestasi dan bantu promosikan potensi Luwu Utara ke masyarakat Sulsel secara umum," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu Utara mencapai 6,17 persen pada tahun 2025. Capaian itu membuat Luwu Utara berada pada posisi 6 sebagai daerah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbaik di Sulsel.
"Alhamdulillah setahun kepemimpinan ini ada peningkatan signifikan dari tahun 2024 yang berada di angka 4,30 persen menjadi 6,17 di triwulan keempat 2025," kata Andi Abdullah Rahim kepada detikSulsel, Sabtu (28/3/2026).
Pertumbuhan ekonomi selalu menjadi indikator penanda pembangunan di suatu wilayah tepat sasaran. Andi Rahim menyebut pertumbuhan ekonomi Luwu Utara didominasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.
"Sektor pertanian, perkebunan dan perikanan dengan kontribusi sekitar 53,50 persen. Artinya, kekuatan ekonomi daerah tetap bertumpu pada potensi lokal," ujarnya.
(hmw/hsr)











































