Diperiksa Polisi, 4 Wanita Ngaku Spontan Bikin Konten Joget di Masjid Soppeng

Diperiksa Polisi, 4 Wanita Ngaku Spontan Bikin Konten Joget di Masjid Soppeng

Agung Pramono - detikSulsel
Jumat, 06 Mar 2026 12:00 WIB
Viral 4 wanita joget di pelataran Masjid Agung Soppeng.
Foto: Viral 4 wanita joget di pelataran Masjid Agung Soppeng. (dok. istimewa)
Soppeng -

Polisi memeriksa empat remaja perempuan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), usai videonya viral berjoget di pelataran Masjid Agung Darussalam Soppeng. Keempat wanita itu mengaku spontan merekam aksinya berjoget.

"Mereka sudah kami periksa kemarin. Kami juga berikan imbauan dan teguran agar lebih menjaga etika serta menghormati tempat ibadah, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra kepada detikSulsel, Jumat (6/3/2026).

Dodie mengatakan, keempat wanita tersebut masing-masing berinisial HF, R, N, dan RA. Mereka berdalih merekam aksinya berjoget demi dokumentasi pribadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kegiatan tersebut dilakukan secara spontan saat mereka sedang berkumpul dan hendak berpisah dengan rekannya. Video tersebut direkam menggunakan telepon genggam salah satu dari mereka dan awalnya hanya dimaksudkan sebagai dokumentasi pribadi atau kenang-kenangan," katanya.

Dia menegaskan, keempat wanita itu hanya dipanggil untuk dimintai klarifikasi. Terkait sanksi sosial atau efek jera, polisi mengimbau kepada semua pihak agar lebih bijak dan menjaga adab serta etika, khususnya ketika berada di area tempat ibadah.

ADVERTISEMENT

"Untuk saat ini pihak kepolisian masih sebatas melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan. Belum ada sanksi sosial," jelas Dodie.

Sebelumnya diberitakan, keempat remaja wanita viral berjoget di pelataran Masjid Agung Darussalam Soppeng pada Sabtu (28/2) usai salat tarawih. Keempat wanita yang berjoget itu berada di atas stand UMKM masjid raya Soppeng tersebut.

"Kami sangat menyayangkan hal seperti itu (joget-joget) di Masjid Agung. Kami harap agar kejadian ini diselidiki secara menyeluruh oleh aparat berwenang," ujar Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle, Senin (2/3).

Selle menekankan, tempat ibadah adalah ruang yang harus dijaga. Dia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai budaya dan agama yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Soppeng.

"Kita sangat menyayangkan kejadian ini. Masjid adalah tempat ibadah yang harus kita hormati bersama. Apa pun alasannya, perbuatan seperti itu tidak pantas dilakukan di area rumah ibadah," jelasnya.




(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads