6 Keistimewaan Malam Nuzulul Qur'an dan Amalan yang Harus Diketahui

6 Keistimewaan Malam Nuzulul Qur'an dan Amalan yang Harus Diketahui

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Jumat, 06 Mar 2026 19:00 WIB
Keistimewaan malam Nuzulul Quran, amalan yang dianjurkan dan doa-doa malam Nuzulul Quran
Ilustrasi Nuzulul Qur'an (Foto: AI/ChatGPT)
Makassar -

Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi waktu untuk berpuasa, tetapi juga menandai sejumlah momen penting dalam sejarah Islam. Salah satunya adalah peristiwa Nuzulul Qur'an, yaitu saat pertama kali Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa ini diperingati setiap malam ke-17 Ramadhan. Berdasarkan konversi kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, tanggal 17 Ramadhan jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Namun karena pergantian hari pada kalender Hijriah dimulai setelah Maghrib, maka malam Nuzulul Qur'an 2026 dimulai pada hari ini Jumat, 6 Maret 2026 setelah waktu maghrib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa saja keistimewaan dan amalan yang dianjurkan pada malam Nuzulul Qur'an?

Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

ADVERTISEMENT

Keistimewaan Malam Nuzulul Qur'an

Berikut keistimewaan malam Nuzulul Qur'an yang dilansir dari laman UIN Sunan Gunung Djati Bandung:

1. Malam Turunnya Al-Qur'an

Salah satu keistimewaan malam Nuzulul Qur'an adalah menjadi waktu diturunkannya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini menjadi awal turunnya wahyu sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

"Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 2-3).

Ayat tersebut menunjukkan betapa agungnya malam ketika Al-Qur'an diturunkan sebagai pedoman bagi umat Islam.

2. Malam yang Penuh Keutamaan

Malam Nuzulul Qur'an juga dikenal sebagai malam yang penuh keutamaan dan keberkahan. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, dan melaksanakan salat sunnah.

3. Malam Turunnya Malaikat

Keistimewaan lainnya adalah turunnya para malaikat ke bumi dengan membawa rahmat dan keberkahan. Para malaikat turun bersama Malaikat Jibril dengan izin Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan." (QS. Al-Qadr: 4).

Turunnya para malaikat menjadi tanda bahwa malam tersebut dipenuhi berkah dan rahmat dari Allah SWT.

4. Malam Keselamatan dan Kesejahteraan

Keistimewaan lainnya dari malam Nuzulul Qur'an adalah sebagai malam yang penuh keselamatan dan kesejahteraan bagi umat manusia. Pada malam yang penuh berkah ini, Allah SWT melimpahkan ketenangan, rahmat, serta perlindungan bagi hamba-Nya yang beribadah.

Allah SWT berfirman:

"Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr: 5).

Mujahid menafsirkan bahwa malam kemuliaan itu terbebas dari berbagai keburukan. Bahkan disebutkan bahwa setan tidak mampu melakukan gangguan atau kejahatan pada malam yang penuh kemuliaan tersebut.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa pada malam yang penuh keberkahan ini.

5. Malam Penetapan Berbagai Urusan

Dalam Al-Qur'an juga disebutkan bahwa pada malam yang penuh berkah ini ditetapkan berbagai urusan penting, termasuk rezeki dan berbagai ketentuan bagi manusia.

Allah SWT berfirman:

"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad-Dukhan: 4).

Ayat ini menunjukkan bahwa malam tersebut memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam ketetapan Allah SWT.

6. Malam Penuh Rahmat

Keistimewaan lainnya adalah malam yang penuh rahmat dan kesempatan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Banyak ulama menjelaskan bahwa para malaikat memberikan salam dan mendoakan orang-orang yang beribadah kepada Allah pada malam tersebut hingga terbit fajar.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Amalan Nuzulul Qur'an

Pada malam Nuzulul Qur'an, terdapat beberapa amalan-amalan yang dianjurkan bagi Islam, berikut amalan-amalannya yang dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia dan laman Nahdlatul Ulama:

1. Memperbanyak Membaca Al-Qur'an

Sesuai dengan namanya, yakni Nuzulul Qur'an (peristiwa turunnya Al-Qur'an), maka umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an, karena membaca Al-Qur'an merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan. Banyak orang berlomba-lomba untuk mengkhatamkan bacaan Al-Qur'annya.

Hal ini juga sesuai dengan hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan membaca Al-Qur'an yang diriwayatkan oleh Nu'man Ibnu Basyir, sebegai berikut :

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Selain itu, di dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa pada malam Nuzulul Qur'an, malaikat Jibril memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk membaca Al-Qur'an.

وقد جاء عن بعض أصحابنا أنه ليلة نزول القرآن، وقد نزل على النبي صلى الله عليه وسلم فيها جبريل عليه السلام، وأمره بقراءة القرآن بمختلف الأقراء، وأخبره بتفسير الشريعة الإسلامية

Artinya: "Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Qur'an turunlah Jibril as ke hadapan Nabi SAW dan beliau memerintahkan beliau membaca Al-Qur'an dengan berbagai macam bacaannya dan menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam.

2. Memperbanyak Membaca Dzikir

Berdzikir merupakan salah satu amalan mulia seorang Muslim yang berusaha untuk terus istiqamah mengingat Allah SWT dalam setiap kegiatan yang dia lakukan. Memperbanyak dzikir. Pada malam Nuzulul Qur'an tentu merupakan hal yang sangat mulia. Seperti keutamaan berdzikir yang dijelaskan dalam QS Al Ankabut ayat 45:

اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya: "Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."

3. Melakukan Shalat Malam dan Berdoa

Amalan lain yang dapat dikerjakan di malam Nuzulul Qur'an adalah memperbanyak shalat malam dan berdoa. Banyak sekali keutamaan yang dapat diraih bila mengerjakan shalat malam, karena shalat malam merupakan shalat yang paling utama setelah shalat maktubah (lima waktu).

جَاءَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ إِلَى النَّبِيِّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَأَحْبِبْ مَنْ أَحْبَبْتَ فَإِنَّكَ مَفَارِقُهُ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ، ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ وَعِزُّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ

Artinya, "Jibril as datang menemui Nabi saw. Lalu berkata (kepada beliau): "Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau cintai (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya benar-benar engkau akan menerima balasan dari apa yang engkau perbuat", Lalu dia berkata lagi: "Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam. Kehormatannya terletak pada tidak butuhnya ia kepada manusia." (HR Ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Awsath).

4. Melakukan I'tikaf

Sebagai upaya untuk mendapatkan kemuliaan malam Nuzul Qur'an, umat Muslim juga dapat melakukan i'tikaf di masjid pada malam Nuzulul Qur'an. Dalam kegiatan i'tikaf tersebut dapat melakukan beberapa amalan yang telah disebutkan di atas.

Adapun niat i'tikaf sebagai berikut :

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Artinya, "Aku berniat i'tikaf di masjid ini karena Allah."

Kumpulan Doa Malam Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada malam Nuzulul Qur'an adalah memperbanyak doa. Berikut kumpulan doa yang dapat diamalkan pada malam Nuzulul Qur'an 17 Ramdhan dilansir dari laman Baznas:

1. Doa Memohon Cahaya Al-Qur'an

Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil Qur'an, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil Qur'an, wa hassin a'maalanaa bi dzikril Qur'an, wa najjinaa minan naari bi karoo matil Qur'an, wa adkhilnal jannata bi syafaa'til Qur'an.

Artinya: "Ya Allah, sinari hati kami dengan membaca Al-Qur'an. Hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur'an. Baguskan amalan kami dengan dzikir melalui Al-Qur'an. Selamatkan kami dari api neraka dengan kemuliaan Al-Qur'an dan masukkan kami ke dalam surga dengan syafaat Al-Qur'an."

2. Doa Memohon Ampunan untuk Diri dan Orang Tua

Allahummagfir lii wa liwaalidayya arhamhumaa kamaa robbayaani shoghiiroo.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta kasihanilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sejak kecil."

3. Doa Memohon Ampunan kepada Allah SWT

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkanlah aku."

4. Doa Khatam Al-Qur'an pada Malam Nuzulul Qu'ran

Allahumarhamni bil Qur'an, waj'alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimni minhu maa jahiltu, warzuqnii tilaawatahu aanaa allaili wa athraafannahaar, waj'alhu lii hujjatan ya rabbal 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur'an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ingatkanlah aku terhadap ayat-ayat yang terlupakan dan ajarkan aku apa yang belum aku ketahui. Berikan aku kemampuan untuk membacanya sepanjang malam dan siang hari, serta jadikanlah ia sebagai pembelaku di hadapan-Mu, wahai Tuhan semesta alam."

Itulah keistimewaan malam Nuzulul Qur'an dan amalan yang harus diketahui setiap muslim. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads