Pemkab Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), membagikan paket lebaran terhadap 716 tenaga outsourcing seperti petugas kebersihan hingga pemadam kebakaran (Damkar). Paket tersebut berisi kebutuhan pokok untuk menyambut hari raya Idul Fitri.
Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kantor Bupati Gowa pada Rabu (11/3/2026). Paket itu diberikan sebagai bentuk perhatian Pemkab Gowa terhadap tenaga pelayanan yang turut berkontribusi dalam mendukung jalannya pemerintahan.
"Ini bukan hanya sekadar memberi, tetapi bagaimana kita mengajarkan untuk saling berbagi kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang telah memberikan kontribusi jasa kepada pemerintah daerah," kata Husniah dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husniah mengatakan efisiensi anggaran tidak menjadi penghalang untuk memberikan perhatian kepada tenaga outsourcing tersebut. Menurutnya, paket lebaran itu merupakan hasil partisipasi dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Gowa.
ASN tersebut menyalurkan infak dan sedekah melalui Baznas Gowa. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli kebutuhan pokok yang dibagikan kepada tenaga outsourcing pada berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Ini adalah partisipasi dari seluruh ASN yang dihimpun oleh Baznas. Dari infak dan sedekah para ASN tersebut kemudian disalurkan kembali kepada tenaga outsourcing kita pada beberapa SKPD," ungkapnya.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat membagikan paket lebaran terhadap 716 tenaga outsourcing. Dokumen Istimewa |
Husniah juga menegaskan bahwa gaji para tenaga outsourcing yang sempat tertunda akan segera dibayarkan. Ia menjelaskan keterlambatan tersebut terjadi karena harus melalui sejumlah prosedur.
"Insyaallah gajinya minggu ini sudah terbayarkan. Ini hanya proses pencatatan di awal tahun yang memerlukan waktu. Bukan hak saya menahan gaji, tetapi memang ada proses yang harus dilalui saat awal tahun," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memberikan motivasi kepada para tenaga outsourcing agar terus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya peran mereka dalam menciptakan lingkungan daerah yang bersih, aman, dan nyaman.
"Ayo kita sama-sama memajukan daerah dengan berkontribusi di bidang masing-masing. Gowa bisa menjadi daerah yang cantik, bersih, aman, dan nyaman karena keikhlasan kita semua dalam bekerja dan mengabdi kepada daerah," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Gowa, Mardani, mengatakan bahwa 716 tenaga outsourcing tersebut tercatat sebagai pekerja di lingkup Pemkab Gowa dengan berbagai posisi. Ia menyebut paket tersebut berisi sembako berupa 5 kilogram beras, mi instan, susu, gula, minyak goreng, dan teh.
"Bantuan ini diberikan kepada tenaga kebersihan, keamanan, petugas masjid, Damkar, Satpol dan tenaga lainnya yang melekat di masing-masing dinas dengan total penerima sebanyak 716 orang," ungkap Mardani.
Sementara itu, Saldi yang merupakan salah seorang petugas kebersihan di Sekretariat Daerah Gowa menyambut antusias pembagian paket lebaran tersebut. Ia menilai paket yang diberikan sangat membantu kebutuhan keluarganya menjelang Lebaran.
"Terima kasih atas paket lebaran yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat membantu kami dan keluarga," tuturnya.
(hmw/hmw)











































