BMKG memperkirakan hilal yang menjadi penentu 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026 di Kota Sorong, Papua Barat Daya, sulit terlihat. Dari data sementara, ketinggian hilal saat ini masih berada 1,62 derajat.
"Untuk tinggi hilal di Sorong 1,62 derajat kemudian untuk elongasinya 4,86 derajat," kata perwakilan BMKG Sorong, Yan Adi Segoro saat pemantauan di Hotel Waigo Splash Sorong, Kamis (19/3/2026).
Dia melanjutkan, untuk elongasi berada di angka 4,86 derajat, sedangkan umur bulan 8 jam 2 menit 44 detik. Sementara lag (golden time) 8 menit 43 detik dan fraksi iluminasi itu 0,14% di Sorong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi berdasarkan hasil data hisab itu kemungkinan berpotensi tidak terlihat di Sorong. Untuk cuaca di Sorong berawan selama pengamatan," ucap Yan Adi Segoro.
Diketahui, pemantauan hilal di Sorong dipusatkan di Hotel Waigo Splash Sorong. Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim turut hadir dalam pemantauan hilal tersebut.
"Pemantauan ini dilakukan untuk menentukan 1 Syawal 1447 hijiriah. Ini bukan kegiatan rutinitas melakukan pengaturan persepsi dalam penentuan 1 Syawal," kata Anshar.
Anshar mengatakan penentuan 1 Syawal menggunakan 2 metode di antaranya melalui hasil hisab dan rukyatul hilal. Hasil pemantauan akan menjadi acuan untuk sidang isbat hari ini.
"Hasil penentuan hilal menjadi acuan penentuan 1 Syawal. Kita sebentar akan melihat apakah terlihat atau tidak," jelasnya.
Potensi Perbedaan Lebaran 2026
Lebaran Idul Fitri untuk tahun 2026 antara Muhammadiyah dengan pemerintah dan NU diperkirakan akan mengalami perbedaan hari. 1 Syawal 1447 H atau Lebaran Idul Fitri 2026 Muhammadiyah telah ditetapkan lebih dulu, yakni jatuh pada Jumat (20/3).
Ketetapan 1 Syawal 1447 H tertuang pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 02/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Keputusan tersebut satu hari lebih cepat dibandingkan dengan prediksi Lebaran Idul Fitri 2026 yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Sementara pemerintah memprediksi 1 Syawal 1447 H baru akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Hal tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Namun jadwal resmi Lebaran Idul Fitri 2026 baru akan ditetapkan oleh pemerintah melalui sidang isbat pada Kamis (19/3). NU juga belum menentukan jadwal resmi 1 Syawal 1447 H atau Lebaran Idul Fitri 2026 meski diprediksi jatuh pada Sabtu (21/3).
(sar/sar)
