Viral Mobil Travel Overload Bawa 12 Penumpang-Motor, Polantas Luwu Tertibkan

Viral Mobil Travel Overload Bawa 12 Penumpang-Motor, Polantas Luwu Tertibkan

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Senin, 23 Mar 2026 12:13 WIB
Mobil travel rute Morowali-Makassar viral usai bawa 12 penumpang dan motor di atap berujung ditertibkan Polantas Luwu. Dokumen Istimewa
Foto: Mobil travel rute Morowali-Makassar viral usai bawa 12 penumpang dan motor di atap berujung ditertibkan Polantas Luwu. Dokumen Istimewa
Luwu -

Viral di media sosial sebuah mobil travel rute Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), menuju Kota Makassar membawa 12 penumpang dan satu unit sepeda motor pada bagian atapnya. Mobil overload tersebut ditertibkan polisi lalu lintas (polantas) saat melintas di Kabupaten Luwu.

Kasat Lantas Polres Luwu AKP Sarifuddin mengatakan mobil itu disetop saat melintas di Kecamatan Belopa, Luwu, Rabu (18/3/2026). Dia menyebut mobil tersebut total membawa 13 orang termasuk sopir.

"Kejadian mines 3 hari sebelum lebaran, ini mobil pas melintas saya hentikan karena memang semua mobil penumpang kami hentikan untuk tes kesehatan gratis, ternyata di atas ada 13 orang sama sopir," katanya kapada detikSulsel, Senin (23/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sarifuddin mengaku sangat heran melihat kondisi mobil tersebut. Menurutnya, sopir mobil menambahkan 4 kursi pada bagian belakang untuk penumpang.

"Mobil dari Morowali, penumpangnya dia dari Morowali kerja, terus katanya sudah tidak ada mobil di sana. Terus saling negosisasi dengan sopir, katanya dia tambahkan kursi di belakang dengan biaya turun dari Rp 600 ribu menjadi Rp 400 ribu," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Selain 12 penumpang, mobil tersebut juga membawa satu unit motor. Menurutnya ulah sopir tersebut jelas sangat membahayakan.

"Setelah kami hentikan, terus kursinya kami bongkar dan ini penumpang yang 4 saya tanyakan bilang saya carikan kendaraan, kami tanya kalau tidak ada nanti kami bantu. Daripada bahaya begitu, apalagi jaraknya ke Makassar masih lumayan jauh," jelasnya.

Kendati demikian, pihak kepolisian tidak menilang kendaraan tersebut. Ia menjelaskan, pos pengamanan kali ini bersifat kemanusiaan.

"Tidak ada sanksi, ini kegiatan kemanusiaan. Dia cuma mau pulang lebaran ama keluarganya, kami cuma rapikan mobilnya, karena khawatir dia kena musibah," tutupnya.




(hmw/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads