Warga Jeneponto Keluhkan Jalan Samping RSUD Lanto Dg Pasewang Rusak Parah

Warga Jeneponto Keluhkan Jalan Samping RSUD Lanto Dg Pasewang Rusak Parah

Elmayanti - detikSulsel
Senin, 23 Mar 2026 15:57 WIB
Warga Jeneponto mengeluhkan jalanan samping RSUD Lanto Dg Pasewang rusak parah. Dokumen Istimewa
Foto: Warga Jeneponto mengeluhkan jalanan samping RSUD Lanto Dg Pasewang rusak parah. Dokumen Istimewa
Jeneponto -

Warga di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan kondisi jalan di samping RSUD Lanto Dg Pasewang yang rusak parah. Kondisi jalan tersebut dikeluhkan karena membuat kendaraan kesulitan melintas.

Seorang warga mengatakan kerusakan terparah membentang di jalan sepanjang sekitar 500 meter. Kondisinya disebut menyerupai jalan offroad dengan permukaan tidak rata, berlubang, dan kerap tergenang saat hujan.

"Jalanan kacau. Mobil mau lewat itu setengah mati, mikir orang mau lewat sini, (jalanan) becek," ujar seorang warga berinisial D (31) kepada detikSulsel, Senin (23/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerusakan jalan ini juga berdampak langsung pada kendaraan warga. D mengaku mobilnya kerap kandas hingga mengalami lecet pada bagian bumper.

"Barusan lewat (mobilnya) kandas. (Yang rusak) bumper, lecet-lecet," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia mengaku kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Warga menduga kerusakan dipicu lalu lalang truk saat pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan tersebut.

"Katanya ini gara-gara waktu orang bangun rusun," ungkapnya.

Jalan tersebut merupakan akses yang cukup padat dilalui pengendara karena menjadi jalur menuju rumah sakit. Namun hingga kini, warga mengaku belum melihat adanya perbaikan dari pemerintah meski sudah melaporkan kerusakan itu.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan. Perbaikan jalan dinilai mendesak karena menyangkut aktivitas masyarakat.

"Perlu banget (perbaikan), karena orang setengah mati lewat. Kalau perlu bulan depan sudah bagus jalanannya. (Harapannya) viral, terus pemerintah bekerja. Kan pemerintah nggak kerja kalau nggak viral," tandasnya.




(hmw/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads