Tanggal 12 April Memperingati Apa? Ini 4 Hari Penting dan Cerita di Baliknya

Tanggal 12 April Memperingati Apa? Ini 4 Hari Penting dan Cerita di Baliknya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Minggu, 12 Apr 2026 06:00 WIB
Ilustrasi kalender
Ilustrasi kalender (Foto: Vladimir Sukhachev/Getty Images/iStockphoto)
Makassar -

Tanggal 12 April dalam penanggalan kalender Masehi bukan sekadar hari biasa. Terdapat sejumlah peringatan penting yang dirayakan pada tanggal ini, baik secara nasional maupun internasional.

Di Indonesia, tanggal 12 April menandai Hari Bapak Pramuka Indonesia, sebuah peringatan untuk mengenang jasa Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Selain itu, ada juga Hari Bawa Bekal Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi bagi anak sekolah.

Sementara itu, di dunia global tanggal 12 April menandai peringatan Hari Penerbangan Antariksa Berawak Internasional. Kemudian ada pula Hari Anak Jalanan Internasional yang diperingati sebagai bentuk kepedulian terhadap hak-hak anak yang hidup dalam kondisi rentan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap peringatan tersebut tentunya menyimpan cerita yang berbeda. Berikut ini detikSulsel menyajikan ulasan lengkap daftar hari penting yang diperingati pada tanggal 12 April.

Simak selengkapnya yuk!

ADVERTISEMENT

Hari Bapak Pramuka Indonesia

Menyadur laman Gerakan Pramuka Buleleng, tanggal 12 April diperingati sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia untuk mengenang sosok penting di balik perkembangan gerakan kepanduan di Indonesia, yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Pramuka sebagai organisasi kepanduan nasional mulai diperkenalkan secara resmi pada 14 Agustus 1961.

Sejak saat itu, pramuka berkembang menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda yang menekankan nilai kedisiplinan, kemandirian, serta semangat kebangsaan.

Dalam struktur keorganisasian, dibentuk Kwartir Nasional sebagai lembaga yang mengelola Gerakan Pramuka secara nasional. Saat itu, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dipercaya untuk memimpin sebagai Ketua Kwartir Nasional atau Ka Kwarnas.

Ia menjadi Ka Kwarnas pertama dan menjabat selama empat periode berturut-turut, mulai tahun 1961 hingga 1974. Selama masa kepemimpinannya dia dianggap berperan besar dalam membangun fondasi kuat bagi perkembangan pramuka di Indonesia.

Pengakuan atas kontribusi tersebut semakin ditegaskan dengan dikukuhkannya Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai Bapak Pramuka Indonesia dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka tahun 1988 di Dili.

Sepanjang kiprahnya, Sri Sultan Hamengku Buwono IX juga menerima berbagai penghargaan bergengsi, seperti Bronze Wolf Award dari World Organization of the Scout Movement dan Silver World Award dari Boy Scouts of America. Sang Bapak Pramuka ini juga dikenal sebagai Pandu Agung karena dianggap sebagai teladan bagi anggota pramuka.

Atas dedikasinya yang luar biasa, tanggal kelahiran Sri Sultan Hamengku Buwono IX yakni 12 April ditetapkan sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia. Menyadur dari laman Pramuka DIY, tanggal 12 April sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia ditetapkan oleh Kwartir Nasional secara resmi melalui Surat Keputusan Nomor 046 Tahun 2018 Tentang Peringatan Hari Bapak Pramuka Indonesia.

Hari Bawa Bekal Nasional

Selain Hari Bapak Pramuka Nasional, tanggal 12 April juga menandai peringatan Hari Bawa Bekal Nasional di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk mendorong kebiasaan gaya hidup sehat dengan membawa makanan atau bekal dari rumah.

Menyadur laman Kementerian Kesehatan RI, membawa bekal dianggap sebagai salah satu upacaya memastikan asupan gizi yang lebih seimbang dan higienis. Kebiasaan ini juga dinilai bisa menekan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yang kian meningkat. Hari Bawa Bekal Nasional pertama kami diperingati pada 12 April 2013.

Dikutip dari detikNews, peringatan ini digagas oleh perusahaan peralatan rumah tangga multinasional. Inisiasi tersebut mendapatkan dukungan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Inisiasi gerakan ini tidak lepas dari temuan BPOM yang menunjukkan bahwa 48% jajanan mengandung bahan kimia berbahaya. Termuan tersebut berdasarkan data tahun 2006-2010.

Pengujian lanjutan yang dilakukan terhadap 10.429 sampel pangan jajanan anak sekolah pada 2014 juga menunjukkan, sekitar 23,82% jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat keamanan pangan. Data tersebut menjadi pengingat pentingnya edukasi terkait konsumsi makanan yang aman dan sehat.

Gerakan membawa bekal akhirnya ditetapkan sebagai kegiatan yang diperingati setiap 12 April. Inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah, termasuk Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 serta pedoman gizi seimbang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014.

Hari Penerbangan Antariksa Berawak Internasional

Di tingkat internasional, tanggal 12 April diperingati sebagai Hari Penerbangan Antariksa Berawak Internasional. Menukil dari laman National Today, peringatan ini menandai salah satu tonggak paling penting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa.

Peringatan ini merujuk pada momen Ketika Yuri Gagarin berhasil menjadi manusia pertama yang melakukan penerbangan ke luar angkasa dan mengorbit Bumi. Peristiwa tersebut terjadi pada 12 April 1961

Momen bersejarah tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Uni Soviet, tetapi juga membuka babak baru dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global. Sejak saat itu, eksplorasi antariksa menjadi salah satu fokus utama dalam upaya kemajuan peradaban manusia.

Sebelum penerbangan berawak, langkah awal eksplorasi dimulai dengan peluncuran Sputnik I pada 4 Oktober 1957. Satelit buatan manusia pertama ini menjadi penanda dimulainya era luar angkasa modern.

Setelah keberhasilan Gagarin, berbagai pencapaian besar terjadi dalam waktu relatif singkat. Mulai dari pengiriman manusia ke luar angkasa secara berkelanjutan, hingga pendaratan manusia di Bulan oleh misi Apollo pada 1969.

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa lalu menetapkan 12 April sebagai hari peringatan internasional. Penetapan ini menegaskan bahwa eksplorasi ruang angkasa merupakan kepentingan bersama umat manusia dan memiliki manfaat luas bagi kehidupan di Bumi.

Hari Anak Jalanan Internasional

Tanggal 12 April juga menandai peringatan Hari Anak Jalanan Internasional yang menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran global terhadap kondisi anak-anak yang hidup di jalanan. Peringatan bertujuan untuk memberikan ruang bersuara bagi anak-anak yang kerap terpinggirkan serta memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar mereka.

Momen ini juga menjadi kesempatan bagi organisasi hak asasi manusia untuk mengedukasi publik tentang pentingnya perlindungan anak.

Sebelum peringatan ini diciptakan, upaya perlindungan anak sebenarnya telah menjadi perhatian dunia sejak lama. Pada tahun 1989, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengesahkan Konvensi Hak Anak yang menegaskan hak setiap anak untuk hidup aman, sehat, dan mendapatkan pendidikan.

Sayangnya, realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya. Diperkirakan 150 juta anak di seluruh dunia hidup di jalanan dalam berbagai kondisi yang memprihatinkan.

Sebagian dari mereka hidup bersama keluarga di jalan, sementara Sebagian lainnya bekerja atau mengemis dan hanya pulang pada malam hari. Bahkan, ada di antara mereka yang hidup tanpa keluarga atau tanpa tempat tinggal tetap.

Kondisi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kemiskinan, konflik, kekerasan dalam keluarga, hingga penelantaran. Oleh karena itu, peringatan Hari Anak Jalanan Internasional diharapkan dapat menjadi pengingat akan perlunya kerja sama berbagai pihak untuk memberikan perlindungan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh dunia.

Nah, demikianlah daftar peringatan penting dan menarik yang dirayakan pada tanggal 12 April. Semoga menambah wawasan, detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads