Renungan Harian Katolik Senin 20 April 2026: Percaya untuk Hidup Selamanya

Renungan Harian Katolik Senin 20 April 2026: Percaya untuk Hidup Selamanya

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Senin, 20 Apr 2026 07:30 WIB
Renungan harian Katolik Senin, 20 April 2026
Ilustrasi renungan Katolik (Foto: Pixabay)
Makassar -

Renungan Harian Katolik Senin, 20 April 2026 mengajak umat untuk semakin meneguhkan iman akan Yesus Kristus sebagai sumber kehidupan sejati. Melalui tema "Percaya untuk Hidup Selamanya", umat diajak menyadari bahwa iman kepada Tuhan membawa harapan akan kehidupan kekal.

Renungan harian ini membantu umat untuk memahami makna percaya yang sejati, bukan sekadar kata-kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan dan pengharapan.Nah, berikut bacaan Kitab Suci, teks Mazmur Tanggapan, hingga renungan Katolik Senin, 20 April 2026.

Yuk, simak selengkapnya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Renungan Harian Katolik Hari Ini 20 April 2026

Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, antara lain:

Bacaan I: Kis 6:8-15

Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak.

ADVERTISEMENT

Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat Yahudi yang disebut jemaat orang Libertini?anggota-anggota jemaat itu adalah orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria?bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus,

tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.

Lalu mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: "Kami telah mendengar dia mengucapkan kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah."

Dengan jalan demikian mereka mengadakan suatu gerakan di antara orang banyak serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat; mereka menyergap Stefanus, menyeretnya dan membawanya ke hadapan Mahkamah Agama.

Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu yang berkata: "Orang ini terus-menerus mengucapkan perkataan yang menghina tempat kudus ini dan hukum Taurat,

sebab kami telah mendengar dia mengatakan, bahwa Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan tempat ini dan mengubah adat istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita."

Semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus sama seperti muka seorang malaikat.

Mazmur Tanggapan: Mzm 119:23-24,26-27,29-30

Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, menjadi penasihat-penasihatku.

Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku?ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.

Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu.

Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.

Bacaan Injil: Yoh 6:22-29

Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat.

Tetapi sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan syukur atasnya.

Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.

Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"

Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?"

Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah."

Renungan Hari Ini: Percaya untuk Hidup Selamanya

Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah" (Yoh 6:29)

Pernahkah Anda mendengar atau mengalami suatu tanda ajaib dari Yesus, misalnya kesembuhan yang tak terduga, jalan keluar yang muncul secara menakjubkan, atau kedamaian yang tiba-tiba memenuhi hati? Jika pernah, percayalah bahwa Allah rindu melakukan keajaiban yang sama dalam hidup Anda setiap hari.

Dalam Injil hari ini, orang banyak berusaha keras mencari Yesus. Namun, karena hati mereka masih dipenuhi oleh kebutuhan harian, pencarian mereka menjadi sulit dan penuh kebingungan.

Seandainya mereka mencari dengan kerinduan untuk diubah dengan menyadari dosa serta kelemahan mereka, dan merindukan perjumpaan dengan Tuhan seperti Zakheus atau Maria Magdalena, pasti mereka akan segera menemukan Yesus.

Ketika itu terjadi, tanda-tanda kasih-Nya akan mengalir tanpa henti. Kiranya kita menaruh seluruh kepercayaan kepada Allah, agar setiap hari menjadi perjalanan penuh sukacita dan keajaiban.

Betapa indahnya hidup ini ketika kita masuk dalam persekutuan penuh dengan Bapa dan Anak, serta membiarkan kehidupan-Nya yang ajaib mengalir dalam diri kita.

Sumber: Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
Oleh: Sr. Miryam Leoni, P.Karm

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang penuh kasih,
kami bersyukur atas sabda-Mu hari ini yang mengajarkan kami untuk percaya sepenuhnya kepada-Mu. Engkau adalah sumber kehidupan sejati, dan hanya di dalam Engkaulah kami menemukan harapan, damai, dan keselamatan.

Ampunilah kami jika selama ini kami masih mencari-Mu hanya karena kebutuhan duniawi, bukan karena kerinduan untuk semakin dekat dengan-Mu. Ubahlah hati kami agar senantiasa rindu akan kehadiran-Mu dan percaya bahwa Engkau selalu berkarya dalam hidup kami.

Ajarlah kami untuk tetap beriman di tengah keraguan, setia di tengah pencobaan, dan berharap di tengah kesulitan. Semoga melalui iman yang teguh, kami mengalami kasih dan keajaiban-Mu setiap hari, serta hidup dalam persekutuan yang indah bersama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Demi nama Tuhan kami, Yesus Kristus.
Amin.

Demikian bacaan dan renungan Senin, 20 April 2026. Tuhan memberkati dan melindungi kita!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads