Siswa SMAN 1 Pinrang Bobol Sistem Keamanan Kampus San Diego Amerika Serikat

Siswa SMAN 1 Pinrang Bobol Sistem Keamanan Kampus San Diego Amerika Serikat

Muhclis Abduh - detikSulsel
Senin, 27 Apr 2026 16:00 WIB
Siswa SMAN 1 Kabupaten Pinrang, Muhammad Syahrir Hamdani.
Foto: Siswa SMAN 1 Pinrang, Muhammad Syahrir Hamdani menunjukkan penghargaan dari kampus University of San Diego, Amerika Serikat. (Muhclis Abduh/ detikSulsel)
Pinrang -

Siswa SMAN 1 Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Muhammad Syahrir Hamdani berhasil membobol website University of San Diego, Amerika Serikat. Syahrir pun mendapat pengakuan dari pihak kampus atas kemampuannya itu.

"Jadi awalnya saya iseng, itu dari kampus San Diego buka bug hunting, siapapun yang dapat celah keamanan itu dapat sertifikat apresiasi," kata Syahrir saat ditemui detikSulsel, Senin (27/4/2026).

Syahrir mengikuti program untuk menemukan celah keamanan website kampus University of San Diego pada Januari 2026 lalu. Saat itu dia melakukan riset secara mendalam hingga mampu mengedit data di website University of San Diego.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mencoba melakukan riset keamanan terhadap website dan ada kerentanan dari website, saya bisa lihat, saya bisa edit," terangnya.

Siswa kelas 2 SMA ini mengaku butuh waktu dua hari untuk menemukan celah kerentanan dalam sistem website University of San Diego. Temuan atas celah keamanan tersebut kemudian diakui pihak kampus.

ADVERTISEMENT

"Saya dapat itu cuman 2 hari, saya coba scanning sebentar dan dapat celah kerentanan," bebernya.

Syahrir tidak hanya berprestasi di luar negeri dalam urusan meretas website, di dalam negeri dia juga mendapat banyak penghargaan. Mulai dari kementrian, pemerintah kota hingga perusahaan swasta.

"Kalau di dalam negeri itu lumayan banyak saya dapat penghargaan terkait menemukan kerentanan dalam website. Ada dari Pemkot Makassar, Kementerian PU dan ada juga dari media yakni BeritaKlik," terangnya.

Syahrir menjelaskan dia mulai belajar dunia digital dengan membuat website sejak kelas 2 SMP. Dia belajar dengan modal di rumahnya ada warung internet (warnet).

"Sejak SMP belajar. Dulu itu ada warnet di rumah jadi akses saya lebih mudah untuk belajar," paparnya.

Ketertarikan untuk mempelajari dan menekuni keamanan siber, kata dia, dipicu oleh banyaknya berita terkait website di Indonesia yang mudah dibobol. Ia bertekad dengan kemampuannya bisa membantu pemerintah agar kerentanan dalam sistem website bisa lebih aman.

"Saya termotivasi karena banyak website terutama yang milik pemerintah itu mudah dibobol hingga data-data kita bisa diakses orang lain. Bahkan Indonesia terkenal menjadi bahan belajar untuk hacker pemula karena sistem yang lemah," imbuhnya.

Biodata

  • Nama: Muhammad Syahrir Hamdani
  • Tempat tanggal lahir: Pinrang, 13 Desember 2008
  • Hobby: IT dan taekwondo

Prestasi

  • Temukan celah kerentanan pada sistem University of San Diego, Amerika Serikat
  • Sertifikat apresiasi atas penemuan kerentanan pada sistem KEMENPU
  • Peraih Medali Perak INFORMATIKA By PUSKANAS
  • Sertifikat apresiasi dari Kominfo Kota Makassar atas penemuan celah di subdomain makassar.go.id
  • Penemuan Celah kerentanan pada sistem Kota Bogor dan sertifikat apresiasi



(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads