Bocah Panti Asuhan di Kendari Ditemukan Tewas Dalam Mobil Terkunci

Sulawesi Tenggara

Bocah Panti Asuhan di Kendari Ditemukan Tewas Dalam Mobil Terkunci

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Minggu, 03 Mei 2026 13:30 WIB
Bocah perempuan yang merupakan anak panti ditemukan tewas dalam mobil di Kendari.
Foto: Bocah perempuan yang merupakan anak panti ditemukan tewas dalam mobil di Kendari. (dok. Istimewa)
Kendari -

Bocah perempuan berinisial FM (5) yang merupakan penghuni panti asuhan di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan tewas di dalam mobil yang terkunci. Korban sempat mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Kami menerima laporan adanya seorang anak yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam mobil dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," ujar KBO Satreskrim Polresta Kendari Ipda Muhammad Nur kepada BeritaKlik, Minggu (3/5/2026).

Insiden tersebut terjadi di sebuah kawasan parkir perusahaan travel di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kendari, Sabtu (2/5) siang. Korban bersama sejumlah rekannya awalnya menghadiri kegiatan di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban sebelumnya ikut dalam kegiatan bersama rombongan panti, lalu saat hendak pulang baru diketahui masih berada di dalam mobil," katanya.

Salah satu saksi menyebut korban pertama kali ditemukan oleh anak panti lainnya. Pintu mobil segera dibuka dan saksi berusaha mengevakuasi korban begitu mengetahui kondisinya tidak normal.

ADVERTISEMENT

"Saat pintu bagasi dibuka, ada anak yang menunjuk korban di dalam mobil, kemudian saksi langsung mengangkat dan memindahkannya ke kursi tengah," jelasnya.

Upaya pertolongan sempat dilakukan dengan memompa dada korban. Namun korban sudah tidak sadarkan diri dengan bibir dan tangan membiru.

"Saksi sempat melakukan pertolongan pertama, namun kondisi korban sudah pucat dan tidak merespons," ungkap Nur.

Korban pun dibawa ke Rumah Sakit Hermina Kendari menggunakan sepeda motor bersama pengurus panti. Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan penanganan.

"Korban tiba di rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, dan setelah diperiksa dinyatakan sudah tidak memiliki denyut nadi," ujarnya.

Petugas medis kemudian menyatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 13.07 Wita. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban.

"Kasus ini masih dalam penanganan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban," pungkas Nur.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads