Walkot Kendari dan Delegasi UCLG ASPAC Tanam Pohon Simbol Persahabatan Global

Sulawesi Tenggara

Walkot Kendari dan Delegasi UCLG ASPAC Tanam Pohon Simbol Persahabatan Global

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Kamis, 07 Mei 2026 21:50 WIB
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin penanaman pohon bersama delegasi UCLG ASPAC 2026, simbol komitmen global untuk lingkungan.
Foto: Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin penanaman pohon. (dok. istimewa)
Kendari -

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama delegasi negara peserta United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026 melakukan penanaman pohon di Kebun Raya Kendari. Penanaman pohon menjadi simbol persahabatan global sekaligus komitmen bersama menjaga lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim.

Penanaman pohon berlangsung di kawasan Kebun Raya Kendari, pada Kamis (7/5). Kegiatan diawali dengan penandatanganan prasasti pembangunan Tugu UCLG ASPAC oleh Sekjen Bernadia Irawati Tjandradewi, Wakil Gubernur Sultra Hugua, dan Siska Karina Imran.

Siska mengatakan perubahan iklim menjadi tantangan global yang harus dihadapi bersama seluruh kota di dunia. Dia menegaskan Kendari berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai tuan rumah acara internasional ini, Kota Kendari berkomitmen untuk terus memajukan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan pelestarian lingkungan," ujar Siska dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT
Penandatanganan prasasti pembangunan Tugu UCLG ASPAC oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.Penandatanganan prasasti pembangunan Tugu UCLG ASPAC oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran. (dok. istimewa)

Ia menjelaskan Kebun Raya Kendari menjadi salah satu aset penting daerah dalam menjaga keanekaragaman hayati. Selain sebagai pusat konservasi, kawasan tersebut juga memiliki manfaat ekologis, sosial, hingga ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Siska, kehadiran delegasi dari berbagai negara dalam kegiatan penanaman pohon menjadi simbol persahabatan global dan tanggung jawab bersama menjaga bumi. Ia berharap kolaborasi antar kota di Asia Pasifik terus diperkuat melalui agenda berkelanjutan.

"Partisipasi dalam penanaman pohon ini melambangkan komitmen kolektif dan tanggung jawab bersama dalam menjaga planet kita," katanya.

Sementara itu, Bernadia mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat dan Pemerintah Kota Kendari terhadap delegasi internasional. Ia menyebut kegiatan penanaman pohon telah menjadi tradisi dalam agenda UCLG ASPAC sebagai kampanye sederhana namun bermakna untuk lingkungan.

"Menanam pohon adalah tindakan sederhana yang bisa dilakukan semua orang. Ini membawa pesan kuat bahwa kita tidak hanya peduli pada manusia, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan planet kita," ujar Bernadia.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin penanaman pohon bersama delegasi UCLG ASPAC 2026, simbol komitmen global untuk lingkungan.Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin penanaman pohon bersama delegasi UCLG ASPAC 2026, simbol komitmen global untuk lingkungan. (dok. istimewa)

Dalam kegiatan itu, para delegasi menanam berbagai jenis tanaman endemik Sultra seperti kayu eboni, ruruhi, kayu langsat, hingga lobe-lobe. Tanaman tersebut dikenal memiliki nilai ekologis tinggi dan menjadi bagian penting pelestarian lingkungan di daerah.

Bernadia juga menyoroti pentingnya ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan yang kini semakin berkurang di banyak negara Asia Pasifik. Menurutnya, pembangunan kota masa depan harus mengedepankan kolaborasi, keberlanjutan, dan penguatan ekosistem hijau.

"Kita ingin menciptakan kota yang lebih hijau, tangguh, dan membahagiakan masyarakat," pungkasnya.




(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads