Jembatan di Sangalla Tana Toraja Mangkrak gegara Anggaran Disetop

Jembatan di Sangalla Tana Toraja Mangkrak gegara Anggaran Disetop

Ricdwan Abbas Bandaso - detikSulsel
Rabu, 13 Mei 2026 15:30 WIB
Jembatan di Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja, mangkrak.
Foto: Jembatan di Kecamatan Sangalla' Selatan, Kabupaten Tana Toraja, mangkrak. (dok. Istimewa)
Tana Toraja -

Proyek pembangunan jembatan di Kambisa, Kecamatan Sangalla' Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), mangkrak. Jembatan yang menghubungkan tiga kecamatan, yakni Sangalla Utara, Sangalla' dan Sangalla Selatan itu mandek gegara anggaran disetop alias tidak dilanjutkan.

"Namanya Tete Sura, sampai sekarang memang belum selesai dan belum dapat difungsikan," kata anggota DPRD Tana Toraja, Randan Pantong Sampetoding saat dikonfirmasi detikSulsel, Rabu (13/5/2026).

Randan menyebut, pembangunan jembatan dimulai 2024 dengan anggaran Rp 200 juta, lalu kembali dilanjutkan 2025 dengan anggaran Rp 200 juta. Anggaran itu tidak cukup untuk merampungkan jembatan, hingga akhirnya mandek 2026 karena tidak dianggarkan kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa asas manfaatnya belum dirasakan masyarakat, karena tidak ada perhatian serius, utamanya Pemda. Meskipun kita paham ada efisiensi, tapi itu tidak mesti jadi alasan kalau memang mau membangun. Apalagi, tahun ini tidak ada lagi lanjutan anggarannya," ujarnya.

Jembatan tersebut kini cuma proyek setengah jadi sampai masyarakat terpaksa memasang tangga bambu agar bisa melintas. Kondisi ini dinilai membahayakan karena tangga yang digunakan tidak memiliki penyangga serta pegangan kokoh.

ADVERTISEMENT

"Sangat membahayakan jiwa setiap penggunanya, utamanya anak sekolah karena mereka jalan kaki lewat di situ. Karena jalannya belum jadi, mereka lewat tangga bambu yang dibuat sementara, anak-anak kita rawan jatuh ke sungai. Belum lagi orang tua yang ke pasar atau ke pelayanan kesehatan," ujarnya.

Legislator Golkar itu berharap, pemerintah secepatnya mengalokasikan anggaran lanjutan untuk merampungkan pembangunan Tete Sura yang bersejarah. Jembatan ini disebut sangat krusial bagi masyarakat karena merupakan akses utama perdagangan.

"Kiranya jadi perhatian dan prioritas ke depan untuk segera dituntaskan. Apalagi akan mubasir anggaran sebelumnya kalau ini tidak dirampungkan. Akses ini akan jadi pembangunan yang paling monumental bagi kami masyarakat Sangalla karena telah membangun jembatan dan akses bersejarah di Sangalla," ujarnya.




(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads