Warga di Palu Berhamburan Keluar Rumah Saat Gempa M 4,8 Guncang Sigi

Sulawesi Tengah

Warga di Palu Berhamburan Keluar Rumah Saat Gempa M 4,8 Guncang Sigi

Rangga Musabar - detikSulsel
Sabtu, 16 Mei 2026 16:39 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,8 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), terasa kuat di Kota Palu.
Foto: Gempa bumi M 4,8 yang mengguncang Kabupaten Sigi, terasa kuat di Kota Palu. (Rangga Musabar/BeritaKlik)
Palu -

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,8 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), terasa kuat di Kota Palu. Warga pun sempat panik dan berhamburan keluar rumah.

Pantauan BeritaKlik, Sabtu (16/5/2026) warga di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu tampak panik dan keluar rumah sekitar pukul 16.40 Wita. Mereka berkumpul di halam rumah dan pinggir jalan.

Kepanikan warga tidak berlangsung lama, mereka mulai tenang setelah getaran berhenti. Warga bernama Viola mengaku merasakan getaran cukup kuat sehingga berlari keluar rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Getarannya cukup kuat, lampu dan jendela rumah goyang. Kami langsung keluar rumah," ujar Viola kepada BeritaKlik.

Sementara Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro mengatakan pusat gempa berada di Sigi. Dia membenarkan bahwa getaran gempa terasa di Kota Palu.

ADVERTISEMENT

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,8," katanya.

BMKG menjelaskan episenter gempa berada di koordinat 1,20 Lintang Utara dan 119,89 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Palukoro.

"Gempanya dipicu sesar Palukoro. Berdasarkan peta guncangan atau shakemap BMKG, gempa dirasakan di Kabupaten Sigi dengan skala intensitas IV MMI. Sementara di Kota Palu gempa dirasakan pada skala III MMI," terangnya.

Hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG juga mencatat telah terjadi satu kali gempa susulan hingga pukul 16.00 WIB.

"BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi," ucapnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads