- Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
- Waktu Membaca Niat Puasa Sunnah
- Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah di Siang Hari Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah Siang Niat Puasa Tarwiyah Siang Niat Puasa Arafah Siang
- Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah 2026 Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Puasa Tarwiyah 2026 Puasa Arafah 2026
Umat Islam kini telah memasuki bulan Dzulhijjah 1447 H dalam penanggalan Hijriah. Dzulhijjah merupakan bulan terakhir dalam kalender Hijriah sekaligus termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh pada bulan Dzulhijjah. Salah satu amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ialah melaksanakan puasa Dzulhijjah pada 10 hari pertama.
Puasa tersebut meliputi puasa Dzulhijjah pada tanggal 1-7 Dzulhijjah, puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah. Amalan pada 10 hari pertama Dzulhijjah, termasuk puasa sunnah, memiliki keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, "Tidak ada hari di mana amal saleh di dalamnya sangat dicintai Allah melebihi 10 hari pertama Dzulhijjah. Para sahabat lantas bertanya, "Apakah amal itu dapat membandingi pahala jihad fi sabilillah?" Rasulullah menjawab, "Bahkan amal pada 10 hari Dzulhijjah lebih baik dari pada jihad fi sabilillah kecuali jihadnya seorang lelaki yang mengorbankan dirinya, hartanya, dan dia kembali tanpa membawa semua itu (juga nyawanya) sehingga dia mati sahid. Tentu yang demikian itu (mati sahid) lebih baik."
Sebelum mengamalkannya, umat Islam perlu mengetahui bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah agar ibadah yang dijalankan sesuai tuntunan syariat dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Adapun masing-masing bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah yang dilansir dari laman NU Lumajang adalah sebagai berikut:
Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرٍ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala.
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.
Waktu Membaca Niat Puasa Sunnah
Masih dari laman NU Lumajang, waktu membaca niat puasa Dzulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah dan Arafah, adalah pada malam hari sebelumnya, yakni sejak Matahari terbenam hingga sebelum terbit fajar atau masuk waktu Subuh.
Namun, apabila lupa berniat pada malam hari, umat Islam tetap diperbolehkan membaca niat puasa pada siang hari karena puasa Dzulhijjah tersebut termasuk ibadah puasa sunnah. Niat pada siang hari tersebut dapat dilakukan sejak pagi hingga sebelum masuk waktu Zuhur selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah di Siang Hari
Adapun bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah yang dapat dilafalkan pada siang hari adalah sebagai berikut:
Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah Siang
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i syahri dzil hijjah sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Tarwiyah Siang
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i tarwiyah sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Arafah Siang
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i 'arafah sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah Ta'ala."
Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah 2026
Pemerintah telah menggelar sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah 1447 H. Hasilnya, 1 Dzulhijjah 1447 H secara resmi ditetapkan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Penetapan ini menjadi acuan pelaksanaan puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah tahun 2026. Berikut jadwal lengkapnya:
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026
- 1 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
- 2 Dzulhijjah 1447 H: Selasa, 19 Mei 2026
- 3 Dzulhijjah 1447 H: Rabu, 20 Mei 2026
- 4 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 21 Mei 2026
- 5 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 22 Mei 2026
- 6 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 23 Mei 2026
- 7 Dzulhijjah 1447 H: Minggu, 24 Mei 2026
Puasa Tarwiyah 2026
- 8 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah 2026
- 9 Dzulhijjah 1447 H: Selasa, 26 Mei 2026
Itulah bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah beserta jadwal pelaksanaan di tahun 2026. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)










































