Niat-Keutamaan Puasa Dzulhijjah Idul Adha Hari ke-6 pada 23 Mei 2026

Niat-Keutamaan Puasa Dzulhijjah Idul Adha Hari ke-6 pada 23 Mei 2026

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Jumat, 22 Mei 2026 21:30 WIB
Niat dan keutamaan puasa Dzulhijjah Idul Adha hari ke-6 pada 23 Mei 2026.
Foto: Ilustrasi baca niat puasa. (Getty Images/golfcphoto)
Makassar -

Puasa Dzulhijjah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada tanggal 1-7 Dzulhijjah. Berdasarkan penetapan pemerintah, puasa Dzulhijjah hari ke-6 tahun ini jatuh pada Sabtu 23 Mei 2026.

Ibadah puasa Dzulhijjah sendiri memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam yang menjalankannya dengan ikhlas. Selain menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, puasa ini juga dapat menjadi kesempatan untuk memperbanyak pahala menjelang Hari Raya Idul Adha.

Sama seperti ibadah lainnya, puasa sunnah ini juga diawali dengan membaca niat. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui bacaan niat puasa Dzulhijjah hari ke-6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Niat Puasa Dzulhijjah Hari ke-6

Bacaan niat puasa Dzulhijjah hari keenam sama dengan niat puasa sunnah Dzulhijjah pada hari pertama hingga ketujuh. Melansir buku "Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya" oleh Khalifa Zain Nasrullah, berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah hari ke-6:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُو الْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Nawaitu shauma syahru Dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala.

Niat puasa Dzulhijjah tersebut dapat dibaca mulai malam hari hingga sebelum terbitnya fajar atau waktu Subuh. Namun, apabila detikers lupa membacanya pada malam hari, niat puasa masih dapat dilakukan pada siang hari sebelum matahari tergelincir atau masuk waktu Zuhur.

Ketentuan tersebut berlaku selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Adapun bacaan niat puasa Dzulhijjah yang dapat dibaca pada siang hari sebagaimana disadur dari laman Nahdlatul Ulama Lumajang:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Dzulhijjah Hari Ke-6

Puasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Setiap harinya juga memiliki keutamaan dan fadhilah tersendiri.

Dalam buku Fiqih Puasa karya M Hasyim Ritongga dijelaskan bahwa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki peristiwa penting yang berbeda-beda. Pada hari keenam Dzulhijjah, Allah SWT disebut memberikan kemenangan kepada Nabi Muhammad SAW.

Umat Islam yang menjalankan puasa pada hari tersebut diyakini akan memperoleh rahmat dari Allah SWT. Selain itu, orang yang berpuasa juga diharapkan dijauhkan dari azab-Nya.

Selain itu, keutamaan puasa Dzulhijjah lainnya adalah pahala satu harinya disebut setara dengan puasa selama satu tahun. Hal tersebut berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعِ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا مَسْعُودُ بْنُ وَاصِلٍ عَنْ نَهَاسِ بْنِ قَهُم عَنْ قتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يَتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحُجَةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامٍ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلَّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامٍ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: "Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Nafi' Al Bashri telah menceritakan kepada kami Mas'ud bin Washil dari Nahhas bin Qahm dari Qatadah dari Sa'id bin Al Musayyib dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa didalamnya setara dengan setahun berpuasa dan satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar".

Demikianlah bacaan niat puasa Dzulhijjah hari ke-6 beserta keutamaannya. Semoga membantu ya, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads