Pemkab Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat bantuan cetak sawah baru seluas 6.773 hektare tahun 2026. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan asli daerah di sektor pertanian.
"Alhamdulillah kabupaten kita kembali memperoleh bantuan cetak sawah, dan tentunya ini akan menjadi penunjang kemajuan dunia pertanian dan pendapatan daerah kita," kata Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim kepada detikSulsel, Sabtu (23/5/2026).
Andi Rahim menerima bantuan tersebut saat menghadiri rapat koordinasi cetak sawah dan mitigasi kekeringan wilayah Sulsel di Hotel Dalton, Makassar, Jumat (23/5). Pemberiaan program cetak sawah tersebut dilakukan oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas 1 Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini amanah yang kita terima, tentunya kita mengharapkan dukungan masyarakat Luwu Utara untuk menyukseskan program ini," ucapnya.
Andi Rahim turut meminta dukungan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) dan Kementerian Pertanian. Menurutnya, infrastruktur pengairan untuk mengairi sawah adalah instrumen penting dalam kesuksesan program tersebut.
"Kami yakin dengan cetak sawah ini, lahan-lahan pertanian yang dimiliki oleh Luwu Utara akan lebih optimal dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat kita," tutupnya.
(hsr/asm)










































