8 Demonstran Diamankan Buntut Demo Ricuh di Lapas Bollangi Gowa

8 Demonstran Diamankan Buntut Demo Ricuh di Lapas Bollangi Gowa

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 25 Mei 2026 19:58 WIB
Sebanyak 8 massa aksi diamankan polisi usai demonstrasi berujung ricuh di Lapas Narkotika Kelas IIA Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Foto: Seorang pendemo oleh sejumlah oknum sipir Lapas Bollango, Gowa. Dokumen Istimewa
Gowa -

Sebanyak 8 demonstran diamankan polisi usai aksi unjuk rasa berujung ricuh di Lapas Narkotika Kelas IIA Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Massa sebelumnya menggelar aksi terkait dugaan peredaran narkoba di dalam lapas.

Kericuhan itu terjadi di depan Lapas Bollangi, Kecamatan Bontomarannu, Senin (25/5) sekitar pukul 13.30 Wita. Polisi menyebut situasi saat ini telah terkendali setelah aksi massa dibubarkan.

"Terkait dengan video viral bahwa betul terjadi aksi pengrusakan terhadap Lapas Bollangi di Kabupaten Gowa," kata Kapolres Gowa AKBP Aldy Sulaiman kepada wartawan, Senin (25/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aldy mengatakan massa yang diduga terlibat aksi perusakan saat ini diamankan di Polsek Bontomarannu. Polisi juga masih menunggu laporan resmi dari pihak lapas terkait insiden tersebut.

"Dapat kami sampaikan juga terkait aksi tersebut, untuk orang-orang terduga pelaku yang melakukan aksi pengrusakan saat ini sementara kami amankan di Polsek Bontomarannu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Polisi mengaku belum mengetahui motif maupun tuntutan pasti dalam aksi tersebut. Menurut Aldy, penyidik masih akan melakukan pemeriksaan setelah laporan polisi diterima.

"Mungkin nanti setelah terbit laporan polisi, tentunya kami akan lakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut apa penyebabnya," katanya.

Aldy menegaskan situasi di Lapas Bollangi kini telah aman dan kondusif. Polisi juga masih menyelidiki informasi dugaan pemukulan maupun isu penyanderaan pendemo yang sempat beredar di media sosial.

"Terkait dengan adanya video aksi pemukulan terhadap pendemo, kembali lagi saya sampaikan bahwa saat ini masih proses menunggu laporan polisi," pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Aliansi Masyarakat Peduli Hukum bernama Alif Fajar membenarkan sejumlah massa aksi diamankan di Polsek Bontomarannu. Massa aksi yang diamankan sebanyak 8 orang yang sebelumnya diduga dianiaya oleh sipir Lapas.

"Yang dipukul itu hampir semua yang diamankan 8 orang, yang dipukul 5 orang. Babak belur 1 orang. Yang bengkok rahangnya 1 orang. Dua ini yang parah, selebihnya lebam-lebam," kata Alif.

Saat ini, kata Alif, 8 orang peserta aksi yang diamankan kini dievakuasi ke Polsek Bontomarannu. Mereka saat ini dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian.

"Masih diamankan di Polsek Bontomarannu untuk diambil keterangannya, sementara itu kami juga mau lakukan pelaporan dugaan penganiayaan," kata Alif.

Sebelumnya diberitakan, massa aksi menggelar demonstrasi di depan Lapas Bollangi dengan membawa tuntutan pengusutan dugaan peredaran narkoba di dalam lapas. Massa aksi melakukan orasi secara bergantian dan meminta persoalan tersebut dibuka secara transparan kepada publik.

"Kami datang untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan peredaran narkoba di Lapas Bollangi. Tetapi situasi justru memanas dan terjadi tindakan represif terhadap massa aksi," kata Alif Fajar.

Kericuhan kemudian pecah antara massa aksi dan petugas pengamanan lapas. Massa mengaku mendapat tindakan pemukulan dari oknum pegawai lapas dan sejumlah warga sekitar ikut terlibat dalam insiden itu.

"Kami sangat menyayangkan adanya dugaan pemukulan terhadap massa aksi. Bahkan masyarakat sekitar ikut terlibat dalam kericuhan itu," lanjut Alfa.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Delpedro dkk Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Penghasutan Demo Ricuh "
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads