Momen Idul Adha, 786 Warga Terdampak Banjir-Longsor di 2 Kabupaten Gorontalo

Momen Idul Adha, 786 Warga Terdampak Banjir-Longsor di 2 Kabupaten Gorontalo

Apris Nawu - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 14:50 WIB
Banjir dan longsor melanda Gorontalo Utara dan Bone Bolango, sebanyak 786 warga terdampak.
Foto: Banjir dan longsor melanda Gorontalo Utara dan Bone Bolango, sebanyak 786 warga terdampak. (Apris Nawu/BeritaKlik)
Gorontalo -

Sebanyak 786 warga di Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango, Provinsi Gorontalo terdampak banjir serta longsor pada momen Idul Adha 2026. Satu warga dilaporkan terluka akibat tertimpa material longsor.

Peristiwa itu tepatnya melanda lima desa di Kecamatan Biau, Gorontalo Utara. Dengan rincian 132 orang terdampak di Desa Bualo, 155 orang di Desa Didingga, 122 orang di Desa Biau, 85 orang di Desa Omuto, dan 75 orang di Desa Luhuto.

Kemudian empat desa di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango. Rinciannya 50 orang terdampak di Desa Muara Bone, 97 orang di Desa Moodulio, 100 orang di Desa Taludaa, dan 10 orang di Desa Masiaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli Wahjudewey Nusi mengatakan bencana alam itu dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Selasa (26/5) sekitar pukul 15.30 Wita. Hujan berlanjut hingga pukul 17.20 Wita.

"Beberapa desa di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara mengalami bencana banjir dengan ketinggian air dari 100 Cm-250 Cm di rumah warga," kata Rusli dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

Dia mengungkapkan banjir yang sempat merendam rumah warga sudah surut pada Rabu (27/5) pagi. Warga kini membersihkan rumah masing-masing dari endapan lumpur.

"Banjir sudah surut namun menyisakan material kayu dan lumpur," ungkapnya.

Sementara Camat Bone Fian K Ruchban mengatakan ada enam titik longsor di wilayahnya. Bencana alam itu menyebabkan satu warga bernama Wahnin Tangahu (35) terluka karena rumahnya tertimpa material longsor.

"Ada 6 titik longsor di sini. Kondisi korban mengalami luka-luka dan saat ini telah dirujuk ke RSUD Aloe Saboe," kata Fian kepada BeritaKlik.

Fian mengaku pihaknya masih melakukan pembersihan material longsor di badan jalan dan rumah warga. Dia berharap ada bantuan alat berat dari dinas terkait untuk mempercepat pembersihan.

"Saya bersama warga dan aparat desa sementara membersihkan material longsor, dan saat ini kami membutuhkan alat berat ini juga saya sudah sampaikan ke dinas BPBD Kabupaten Bone Bolango," bebernya.

Diketahui, banjir dan longsor menerjang Kecamatan Biau di Gorontalo Utara dan Kecamatan Bone di Bone Bolango pada Selasa (26/5) sore. Satu rumah warga di Kecamatan Biau dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

"Ya, wilayah terdampak ada 2 daerah Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bone Bolango terdampak banjir dan longsor," ujar Analis Kebencanaan BPBD Gorontalo Moh. Tahir Laendeng saat di konfirmasi BeritaKlik, Selasa (26/6).




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads