Wanita Digerebek Ngamar Bareng Oknum Lurah di Pangkep Staf PPPK Kelurahan

Wanita Digerebek Ngamar Bareng Oknum Lurah di Pangkep Staf PPPK Kelurahan

Muhammad Subhan - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 19:30 WIB
Oknum Lurah MA di Pangkep digerebek Satpol PP saat berduaan di penginapan.
Foto: Oknum Lurah MA di Pangkep digerebek Satpol PP saat berduaan di penginapan. (dok. istimewa)
Pangkep -

Wanita berinisial MRY yang digerebek berduaan dengan oknum Lurah berinisial MA di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), merupakan staf kelurahan berstatus PPPK Paruh Waktu. MRY disebut sering mendampingi MA untuk pengurusan administrasi pertanahan.

"Saya sudah ambil keterangannya dua-duanya. Ini kan stafnya, ini katanya yang menangani bagian urusan administrasi masalah tanah di kelurahan," ujar Kasatpol PP Pangkep, Hapiluddin saat dikonfirmasi detikSulsel, Rabu (27/5/2026).

Hapiluddin mengatakan persoalan tersebut dimediasi dengan mempertemukan oknum lurah, staf dan istri sah dari MA, pada Selasa (26/5). Oknum lurah itu mengaku memang sering bersama stafnya itu karena urusan pekerjaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi memang memungkinkan selalu sama-sama pergi mengurus, karena kalau urus tanah kan harus hadir semua, termasuk dia dengan Pak Lurah. Begitulah keterangannya," katanya.

ADVERTISEMENT

Meski alasan pekerjaan, Hapiluddin tidak menampik adanya kejanggalan mengenai lokasi pertemuan mereka di sebuah penginapan. Hal itu sempat dipertanyakan langsung kepada oknum lurah tersebut namun tidak ditanggapi.

"Itu salah satu pertanyaan (saya), kenapa mesti di penginapan. Itu saja (tidak ditanggapi)," singkatnya.

Lebih lanjut, Hapiluddin mengatakan istri oknum lurah itu syok membaca berita suaminya digerebek dengan stafnya sendiri. Namun istri oknum lurah itu memilih tidak memperpanjang persoalan dan menyelesaikan sendiri dengan suaminya.

"Sudah saya klarifikasi semua, sudah di ini (damaikan) semua. Ya itulah, mereka syok karena pemberitaan itu saja, pak lurah sudah anu (damai) dengan istrinya," ungkapnya.

Diketahui, penggerebekan itu terjadi di penginapan Kampung Kalibone, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene, pada Selasa (15/5) sekitar pukul 12.00 Wita. Oknum lurah itu langsung digiring ke kantor Satpol PP untuk menghindari kegaduhan di lokasi.

"Kami begitu menerima telepon dari pelapor ini, kami tindak lanjuti segera. Nah, kami pada saat itu langsung ketuk (pintu kamar) dan yang bersangkutan keluar saya panggil," ujar Hapiluddin saat dikonfirmasi detikSulsel, Rabu (27/5).

Dia menuturkan kasus ini tengah didalami tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pangkep. Oknum lurah itu telah menjalani pemeriksaan oleh tim PPNS di Kantor Satpol PP Pangkep pada Selasa (26/5).




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads