Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp 1 miliar untuk mempercepat pemulihan fasilitas RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa pascakebakaran. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau lokasi penanganan dampak kebakaran.
Andi Sudirman menyerahkan bantuan tunai tersebut di sela kunjungan kerjanya di RSUD Syekh Yusuf pada Minggu (31/5). Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang pun memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan kepedulian jajaran Pemprov Sulsel tersebut.
"Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan Bapak Gubernur di RSUD Syekh Yusuf. Beliau hadir untuk melihat langsung kondisi fasilitas yang terdampak kebakaran dan sekaligus memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar," ujar Husniah Talenrang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husniah menegaskan seluruh dana stimulan tersebut dialokasikan khusus untuk perbaikan konstruksi fisik bangunan yang rusak dilalap api. Selain itu, bantuan juga akan difokuskan pada pengadaan berbagai sarana vital penunjang medis operasional.
"Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk proses pemulihan bangunan yang terdampak kebakaran dan kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan recovery fasilitas rumah sakit. Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kabupaten Gowa," lanjutnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam mengawal percepatan pemulihan fasilitas publik agar tidak mengganggu hak layanan kesehatan mendasar warga.
"Saya turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa RSUD Syekh Yusuf. Pemerintah Provinsi menyalurkan bantuan sebesar Rp 1 miliar dalam rangka pemulihan agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap dapat berjalan," kata Andi Sudirman.
Andi Sudirman juga menginstruksikan kepada manajemen rumah sakit dan Pemkab Gowa untuk segera merampungkan berkas administrasi serta pengajuan proposal teknis agar pencairan anggaran bisa langsung dieksekusi.
"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Gowa dapat segera menyusun proposal terkait bantuan yang diberikan sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat," tambah Andi Sudirman.
(hmw/hmw)










































