Jembatan gantung sepanjang 46 meter rusak parah usai dihantam banjir luapan sungai Aralle di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Akibatnya, sebanyak 100 jiwa warga setempat terisolir.
"Ada sekitar 100 jiwa masyarakat yang kesulitan beraktivitas karena jembatan rusak," kata Kepala Desa Indobanua, Dullam kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2026).
Terjangan banjir yang merusak jembatan itu terjadi di Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, terjadi Senin (1/6) sekira pukul 18.00 Wita. Banjir dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin ini musim hujan sehingga sungai meluap. Dihantam banjir mulai dari magrib, pas jam tujuh malam sudah parah sekali kondisinya," ujarnya Dullam.
Dullam menjelaskan, banjir tidak hanya menyebabkan lantai jembatan yang terbuat dari pelat baja terlepas, tetapi juga mengancam konstruksi utama jembatan. Sebab, tiang beton penopang tali sling dilaporkan mengalami kemiringan dan berpotensi roboh usai dihantam banjir.
"Ada sekitar 15 meter lantainya yang terlepas, tiangnya juga miring terancam roboh," tuturnya.
Jembatan yang rusak menghubungkan Dusun Palado dan Dusun Indobanua. Dullam menyebut jembatan ini merupakan akses utama masyarakat Dusun Palado jika ingin ke ibu kota desa maupun ke kota.
Dullam menjelaskan jembatan tersebut sebenarnya baru saja diperbaiki setelah mengalami kerusakan akibat banjir sekitar dua pekan lalu. Saat itu, lantai jembatan yang rusak diperbaiki menggunakan material kayu.
"Kan rusak juga sekitar dua minggu lalu, dipasangi kayu (untuk lantai). Tapi kemarin dihantam lagi (banjir) jadi tambah parah," jelas Dullam meyakinkan.
Dullam berharap pemerintah melalui dinas terkait segera turun tangan membenahi jembatan tersebut. Terlebih, keberadaan jembatan itu sangat penting untuk menunjang aktivitas warga.
"Kemarin saya sudah komunikasikan terkait kondisi jembatan tersebut, harapannya segera mendapat penanganan. Apalagi jembatan yang rusak merupakan satu-satunya akses untuk menunjang perekonomian, pendidikan dan kesehatan warga," tutupnya.
Dalam potongan video pendek yang dilihat BeritaKlik, tampak lantai jembatan bergoyang-goyang akibat terjangan banjir luapan sungai. Terlihat juga batang kayu besar hanyut terbawa banjir lalu menghantam jembatan mengakibatkan beberapa pelat lantainya terlepas.
(ata/sar)
