Petani Wanita di Buton Selatan Tewas Dililit Ular Piton Saat Berkebun

Sulawesi Tenggara

Petani Wanita di Buton Selatan Tewas Dililit Ular Piton Saat Berkebun

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Sabtu, 06 Jun 2026 15:40 WIB
Seorang petani wanita di Buton Selatan ditemukan meninggal dunia terlilit ular piton.
Foto: Seorang petani wanita di Buton Selatan ditemukan meninggal dunia terlilit ular piton. (dok. istimewa)
Buton Selatan -

Seorang petani wanita bernama Wa Ode Rosita (42) di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan meninggal dunia dililit ular piton. Korban ditemukan di area jalan setapak dekat kebunnya.

"Korban ditemukan di jalan setapak dalam keadaan tewas terlilit ular piton," ujar Kasi Humas Polres Buton AKP Anwar kepada BeritaKlik, Sabtu (6/6/2026).

Peristiwa itu terjadi di Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Buton Selatan pada Jumat (5/6). Korban awalnya berangkat ke kebun sekitar pukul 08.00 Wita dan tidak kembali ke rumah hingga sore hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anwar mengatakan pihak keluarga kemudian khawatir dengan keselamatan korban. Ibu dan anak korban bernama Wa Ode Asi dan La Radit kemudian menyusul mencari keberadaan korban di sekitar area kebun.

"Dalam pencarian itu keluarga berupaya menyisir lokasi kebun tempat korban biasa beraktivitas," katanya.

ADVERTISEMENT

Saat pencarian berlangsung, keluarga menemukan bakul atau keranjang milik korban di pinggir jalan setapak sekitar 100 meter dari kebunnya. Meski begitu, korban belum juga ditemukan.

"Keluarga menemukan bakul milik korban di pinggir jalan setapak, namun korban belum diketahui keberadaannya," tuturnya.

Mereka kemudian kembali ke kampung untuk meminta bantuan warga mencari korban.
Saat menyusuri jalan setapak menuju kebun, mereka dikejutkan dengan keberadaan korban.

"Korban ditemukan di jalan setapak dalam keadaan terlilit ular piton," ungkap Anwar.

Melihat kejadian tersebut, kata dia, warga segera mengambil parang dan memotong kepala ular. Hal itu dilakukan agar lilitan ular dapat terlepas dari tubuh korban.

"Warga mengambil parang dan memotong kepala ular tersebut hingga lilitannya terlepas. Kalau panjangnya ular saya kurang tahu," ujarnya.

Setelah ular berhasil dilumpuhkan, keluarga langsung memeriksa kondisi korban. Namun korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

"Korban sudah tidak sadarkan diri dan setelah diperiksa dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads