Misteri Weton Tulang Wangi: Tanda-tanda dan Pengaruhnya di Malam 1 Suro

Misteri Weton Tulang Wangi: Tanda-tanda dan Pengaruhnya di Malam 1 Suro

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Sabtu, 06 Jun 2026 22:00 WIB
Misteri weton tulang wangi lengkap tanda-tanda dan pengaruhnya di malam 1 Suro
Ilustrasi weton tulang wangi (Foto: ChatGPT)
Makassar -

Malam 1 Suro merupakan salah satu momen yang dianggap istimewa dalam tradisi masyarakat Jawa. Pergantian tahun Jawa ini sering diwarnai berbagai ritual, tirakat, serta pembahasan mengenai kepercayaan yang berkembang secara turun-temurun, termasuk yang berkaitan dengan primbon Jawa seperti weton.

Melansir laman Universitas Gadjah Mada, weton dalam tradisi Jawa adalah perpaduan antara hari kelahiran dan pasaran yang dipercaya dapat menggambarkan karakter, peruntungan, hingga perjalanan hidup seseorang. Dari berbagai jenis weton yang dikenal dalam masyarakat, weton tulang wangi menjadi salah satu yang kerap diperbincangkan, terutama menjelang datangnya malam 1 Suro.

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, pemilik weton Tulang Wangi dipercaya memiliki ciri-ciri dan keistimewaan tertentu yang membedakannya dari weton lainnya. Tak heran jika pembahasan mengenai weton ini sering muncul menjelang malam 1 Suro, yang juga dianggap sebagai waktu sakral dan istimewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan weton tulang wangi? Apa saja tanda-tandanya, dan bagaimana kaitannya dengan malam 1 Suro? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Apa itu Weton Tulang Wangi?

Menyadur buku Tali Sukma: Graflit karya Ifan Andrindo dkk, weton tulang wangi adalah sebuah istilah dalam primbon Jawa yang mengacu pada kombinasi hari kelahiran tertentu yang dipercaya memiliki daya tarik kuat dan disukai oleh makhluk gaib. Istilah ini juga dikenal sebagai 'balung kuning' dan diyakini sebagai bawaan lahir yang menjadi warisan dari leluhur.

ADVERTISEMENT

Orang dengan weton tulang wangi dipercaya memiliki aura spiritual yang tinggi dan mudah menarik perhatian makhluk tak kasat mata.

Daftar 11 Weton Tulang Wangi

Dirangkum dari berbagai sumber, terdapat 11 weton yang dikategorikan sebagai weton tulang wangi. Berikut daftarnya:

  1. Senin Kliwon (Neptu 12)
  2. Senin Wage (Neptu 8)
  3. Senin Pahing (Neptu 13)
  4. Selasa Legi (Neptu 8)
  5. Rabu Pahing (Neptu 16)
  6. Rabu Kliwon (Neptu 15)
  7. Kamis Wage (Neptu 12)
  8. Sabtu Wage (Neptu 13)
  9. Sabtu Legi (Neptu 14)
  10. Minggu Pon (Neptu 12)
  11. Minggu Kliwon (Neptu 13)

Tanda-tanda atau Keistimewaan Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi

Seperti yang telah dijelaskan bahwa pemilik weton tulang wangi bagi masyarakat Jawa dipercaya mempunyai aura yang kuat serta kepekaan batin yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan orang. Oleh karena itu mereka kerap dikaitkan dengan berbagai hal yang berhubungan dengan spiritual terutama saat malam 1 Suro yang dianggap sakral.

Nah, berikut beberapa tanda-tanda atau karakteristik yang dimiliki oleh pemilik weton tulan wangi:

1. Memiliki Aura yang Kuat dan Daya Tarik Fisik

Orang yang memiliki weton tulang wangi dipercaya mempunyai daya tarik alami yang mudah memikat perhatian. Selain penampilan fisik yang indah, mereka juga dinilai memiliki aura positif yang membuat orang lain merasa nyaman saat berada di dekatnya.

Dalam kepercayaan tertentu, aura tersebut juga diyakini dapat menarik perhatian makhluk tak kasatmata.

2. Memiliki Kepekaan terhadap Energi di Sekitarnya

Salah satu ciri yang paling sering disebut adalah sensitivitas yang tinggi terhadap suasana atau energi tertentu. Mereka terkadang merasakan firasat, perasaan tidak nyaman di suatu tempat, atau perubahan suasana yang tidak dirasakan orang lain.

Dalam kepercayaan tradisional, hal ini sering dikaitkan dengan kemampuan menangkap energi gaib.

3. Sering Mengalami Mimpi yang Dianggap Bermakna

Pemilik weton tulang wangi juga dipercaya lebih sering mengalami mimpi yang berkesan atau dianggap memiliki pesan tertentu. Mimpi tentang leluhur, tempat keramat, maupun simbol-simbol khusus sering dikaitkan dengan petunjuk atau peringatan yang datang melalui alam bawah sadar.

4. Memiliki Potensi Kekuatan Batin

Sebagian pemilik weton tulang wangi dipercaya memiliki kemampuan batin yang cukup kuat. Bentuknya bisa berupa intuisi yang tajam, firasat yang sering terbukti benar, hingga kemampuan memberikan ketenangan kepada orang lain melalui doa dan nasihat. Karena hal tersebut, mereka terkadang dianggap memiliki bakat spiritual alami.

5. Berkarakter Kuat dan Mudah Mempengaruhi Orang Lain

Pemilik weton ini sering digambarkan sebagai pribadi yang percaya diri, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Mereka cenderung mudah bergaul serta mampu memberikan pengaruh positif kepada lingkungan sekitarnya. Sifat tersebut membuat mereka kerap dipercaya memegang tanggung jawab penting.

6. Diyakini Memiliki Peruntungan yang Baik

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, weton ini sering dihubungkan dengan keberuntungan dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari urusan pekerjaan, rezeki, hingga kemudahan dalam menghadapi tantangan hidup. Meski demikian, keberuntungan tersebut diyakini perlu diimbangi dengan sikap rendah hati dan perilaku yang baik.

Pantangan Weton Tulang Wangi pada Malam 1 Suro

Untuk menghindari gangguan dari dunia gaib, pemilik weton tulang wangi dianjurkan menaati beberapa pantangan saat malam 1 Suro. Pantangan ini diyakini menjaga keseimbangan batin dan menghindarkan dari hal-hal buruk. Berikut beberapa pantangannya yang diyakini dalam tradisi:

1. Menikah atau Mengadakan Hajatan

Malam 1 Suro dianggap sebagai waktu yang kurang baik untuk menggelar pernikahan maupun acara besar lainnya. Kepercayaan ini terutama ditujukan kepada pemilik weton tulang wangi yang diyakini memiliki hubungan batin yang kuat dengan dunia spiritual.

Menurut tradisi Jawa, malam 1 Suro merupakan momen sakral yang berkaitan dengan aktivitas alam gaib. Karena itu, mengadakan hajatan pada waktu yang sama dipercaya dapat menimbulkan ketidakharmonisan energi.

Oleh karena itu, banyak orang tua zaman dulu melarang keras menggelar pernikahan atau pesta pada malam 1 Suro, terlebih bagi mereka yang memiliki weton dengan daya tarik spiritual seperti tulang wangi.

2. Bepergian pada Malam 1 Suro

Salah satu pantangan yang cukup dikenal adalah menghindari bepergian atau keluar rumah pada malam 1 Suro. Dalam keyakinan tradisional, malam tersebut dipercaya memiliki suasana spiritual yang lebih kuat dibandingkan malam-malam biasa.

Pemilik weton tulang wangi diyakini lebih peka terhadap energi di sekitarnya. Oleh sebab itu, sebaiknya menghabiskan malam 1 Suro di rumah dengan berdoa, melakukan introspeksi diri, atau menjalankan tirakat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

3. Ucapan Kotor atau Kasar

Malam 1 Suro dikenal sebagai malam yang sarat dengan kekuatan spiritual dan perenungan batin. Dalam tradisi Jawa, malam ini bukan hanya dianggap sakral, tetapi juga sebagai waktu di mana tabir antara dunia nyata dan gaib terasa lebih tipis.

Oleh karena itu, berkata kasar, mencaci, atau melontarkan ucapan buruk sangat tidak dianjurkan-terutama bagi mereka yang memiliki weton tulang wangi. Masyarakat meyakini bahwa setiap ucapan yang keluar, baik positif maupun negatif, memiliki kekuatan spiritual yang lebih besar pada malam ini.

Ucapan buruk dapat memicu datangnya energi negatif, bahkan mengundang malapetaka yang tak kasatmata. Sebaliknya, masyarakat dianjurkan memperbanyak doa, zikir, serta ucapan yang baik. Sikap ini dipercaya dapat menghadirkan ketenangan hati sekaligus menjadi sarana refleksi untuk menyambut lembaran kehidupan yang baru.

4. Menggigit Bibir

Dalam sebagian tradisi Jawa, terdapat sejumlah larangan simbolis yang diwariskan secara turun-temurun, salah satunya menghindari kebiasaan menggigit bibir. Tindakan ini dipercaya melambangkan kesedihan atau kesulitan sehingga dianggap kurang baik dilakukan pada malam yang sakral.

Meski bersifat simbolis, pantangan tersebut menjadi bagian dari kearifan budaya yang masih dijaga oleh sebagian masyarakat hingga saat ini.

5. Pindah Rumah atau Renovasi

Bagi pemilik weton tulang wangi, malam 1 Suro bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan aktivitas besar seperti pindah rumah atau renovasi. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, malam tersebut dianggap sebagai momen sakral di mana energi spiritual sangat kuat.

Bahkan, diyakini sebagai saat perpindahan arwah atau makhluk halus dari satu tempat ke tempat lain. Melakukan renovasi atau perpindahan rumah pada malam ini dipercaya dapat mengusik keberadaan energi gaib yang tengah aktif.

Bagi pemilik weton tulang wangi yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap dunia tak kasatmata, gangguan semacam ini bisa berakibat celaka, baik secara fisik maupun psikis. Oleh sebab itu, banyak orang tua Jawa menganjurkan untuk menunda segala bentuk perubahan besar di rumah hingga energi malam 1 Suro benar-benar reda.

Itulah informasi mengenai weton tulang wangi, mulai dari pengertian, keistimewaan, hingga pantangannya di malam 1 suro. Semoga menambah wawasan ya, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads