Penampakan Amunisi Diduga Bom Perang Dunia II Terbawa Arus Banjir di Doyo Baru

Papua

Penampakan Amunisi Diduga Bom Perang Dunia II Terbawa Arus Banjir di Doyo Baru

Paulus Pulo - detikSulsel
Minggu, 07 Jun 2026 10:13 WIB
Penampakan bom diduga perang dunia II di Jayapura.
Foto: Penampakan bom diduga perang dunia II di Jayapura. (Dok. Istimewa)
Jayapura -

Warga menemukan amunisi jenis bom diduga bekas perang dunia II di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua. Benda berbahaya tersebut diduga terbawa arus banjir.

Dari foto yang dirilis Polres Jayapura, bom itu berukuran panjang dan ditemukan dalam kondisi berkarat. Bom tersebut memiliki ekor yang terlihat sudah terkelupas.

Amunisi jenis bom itu diletakkan di tanah dekat pohon bambu. Garis polisi juga telah terpasang di sekitar penemuan benda berbahaya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan mengatakan polisi awalnya menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian segera melakukan langkah-langkah pengamanan dengan mendatangi TKP.

"Polisi melakukan pengamatan umum dan khusus, mengumpulkan keterangan saksi, melakukan dokumentasi serta memasang garis polisi guna menjamin keamanan masyarakat di sekitar lokasi," kata Dionisius kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, benda yang ditemukan diduga merupakan amunisi jenis bom peninggalan Perang Dunia II. Namun penemuan itu masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim khusus penjinak bom.

"Terkait penemuan benda yang diduga amunisi jenis bom sisa perang dunia II," jelasnya.

Bom Ditemukan di Aliran Kali

Sebelumnya, bom itu ditemukan di kawasan Kompleks Warung, depan Perumahan Doyo Grand, Distrik Waibu, Sabtu (6/6). Berdasarkan keterangan saksi, benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan sekitar satu minggu lalu di sekitar aliran kali.

"Diduga benda tersebut terbawa arus banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Selain amunisi yang menyerupai bom, saksi juga menemukan dua proyektil yang menyerupai peluru," paparnya.

Selain amunisi yang menyerupai bom, saksi juga menemukan dua proyektil yang menyerupai peluru. Dionisius mengatakan saat ini benda tersebut masih berada di lokasi penemuan dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian sambil menunggu penanganan oleh Tim Jibom Sat Brimob Polda Papua.

"Karena khawatir ditemukan dan dimainkan oleh anak-anak yang sering beraktivitas di sekitar lokasi, saksi kemudian memindahkan benda tersebut sejauh kurang lebih 15 meter dari lokasi awal penemuan dan meletakkannya di depan rumahnya untuk diamankan sementara," ujarnya.

Dionisius menambahkan rencananya, amunisi tersebut akan diamankan oleh Tim Jibom pada Senin (8/6). Polres Jayapura mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda-benda mencurigakan yang diduga merupakan amunisi bahan peledak, maupun peninggalan perang.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads