BMKG mencatat sejumlah wilayah di Indonesia diterjang tsunami akibat gempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026). BMKG mencatat ada 9 daerah yang diterjang tsunami usai gempa tersebut.
Sebelumnya, berdasarkan hasil pemodelan dampak gelombang, BMKG telah memetakan 25 wilayah yang terancam dan mengeluarkan status peringatan dini tsunami. Masing-masing 15 wilayah dengan status SIAGA (ketinggian 0,5m-3m) dan 10 wilayah berstatus WASPADA (<0,5 m).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengamatan muka air laut, BMKG melaporkan tsunami terdeteksi di 9 wilayah. Gelombang tsunami dengan ketinggian 0,29 m terdeteksi di Bitung pada pukul 07.51 WIB. Kemudian di Loloda-Halmahera Barat setinggi 0,09 m pada pukul 07.20 WIB, di Melonguane-Kepulauan Talaud setinggi 0,32 M pada pukul 07.27 WIB, di Paleleh setinggi 0,45 m pada pukul 07.34 WIB, di Tahuna pada 06.58 WIB dengan ketinggian 0,30 m, di Talengan-Sulut pukul 08.20 WIB dengan ketinggian gelombang 0.75 m, di Tanjung Sidupa pada pukul 07.39 WIB dengan ketinggian gelombang 0,32 m, di Ternate setinggi 0,14 m pada pukul 07.51 WIB, dan di Ulusiau-Sitaro pada pukul 07.27 WIB dengan ketinggian 0.18 m.
(alk/asm)










































