Disdik Sulsel Ungkap Sejumlah Kepala SMA/SMK Mundur Sukarela Usai Dievaluasi

Disdik Sulsel Ungkap Sejumlah Kepala SMA/SMK Mundur Sukarela Usai Dievaluasi

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Rabu, 10 Jun 2026 09:05 WIB
Kadisdik Sulsel Iqbal Najamuddin.
Foto: Kadisdik Sulsel Iqbal Najamuddin. (dok. detikSulsel)
Makassar -

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) mengungkap sejumlah kepala SMA/SMK mengundurkan diri secara sukarela usai dievaluasi. Disdik menegaskan evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan, tata kelola sekolah, serta peningkatan layanan kepada peserta didik.

Kadisdik Sulsel Andi Iqbal Najamuddin mengatakan, evaluasi dilakukan secara berkala sebagai bagian dari mekanisme pembinaan organisasi. Hal ini untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan efektif, profesional, dan akuntabel.

"Evaluasi dilakukan terhadap seluruh kepala sekolah sebagai bagian dari penguatan kinerja dan tata kelola pendidikan. Hasil evaluasi menjadi salah satu dasar dalam penempatan maupun keberlanjutan penugasan kepala sekolah," ujar Andi Iqbal dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Iqbal melanjutkan, proses evaluasi merupakan hal yang lazim dalam sistem pemerintahan dan menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas manajemen pendidikan di lingkungan sekolah. Evaluasi mencakup berbagai aspek di antaranya aspek yang menjadi perhatian adalah tata kelola dan keuangan.

"Seluruh aspek dinilai secara menyeluruh untuk memastikan sekolah dapat dikelola secara optimal, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan," katanya.

ADVERTISEMENT

Terkait adanya kepala sekolah yang mengajukan pengunduran diri, Andi Iqbal menjelaskan, keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi yang disampaikan masing-masing pihak setelah proses evaluasi berlangsung.

"Pengunduran diri tersebut merupakan keputusan pribadi dan sukarela dari yang bersangkutan setelah mempertimbangkan hasil evaluasi," ujar Andi Iqbal.

Andi Iqbal menegaskan seluruh proses evaluasi dilakukan secara objektif, profesional, dan mengacu pada peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Di tengah proses evaluasi tersebut, Disdik Sulsel memastikan aktivitas belajar mengajar pada seluruh SMA dan SMK di Sulsel tetap berjalan normal dan tidak terdampak.

"Pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Karena itu, kami memastikan seluruh proses pembelajaran di sekolah tetap berlangsung dengan baik," tutur Andi Iqbal.

Pemprov Sulsel berkomitmen terus memperkuat kualitas pendidikan melalui tata kelola yang transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan bagi peserta didik.




(sar/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads