Geger Warga Maluku Tengah Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Belakang Dapur

Maluku

Geger Warga Maluku Tengah Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Belakang Dapur

Muhammad Jaya Barends - detikSulsel
Kamis, 11 Jun 2026 15:04 WIB
Bayi yang dibuang di Maluku Tengah sedang dirawat di rumah sakit.
Foto: Bayi yang dibuang di Maluku Tengah sedang dirawat di rumah sakit. (dok istimewa)
Maluku Tengah -

Warga di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang dibuang di belakang dapur rumah. Polisi kini menyelidiki pembuang bayi tersebut.

"Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan lengkap dengan ari-ari," kata Kapolsek Salahutu, AKP Aris kepada BeritaKlik, Kamis (11/6/2026).

Bayi tersebut ditemukan berada di belakang dapur rumah warga di Dusun Keramat Bawa, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kamis (11/6) pukul 00.20 WIT. Anak dari pemilik rumah bernama Putri Nursyabani Aulia (19) awalnya mendengar suara percakapan perempuan dan pria.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi hendak ke dapur dan mendengar suara wanita dan pria diduga orang tua bayi. Keduanya mengatakan 'bahwa pelan-pelan jang (jangan) sampe (sampai) orang dong (mereka) bangun'. Saksi lalu melapor ke orang tua (ortu)," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Aris menuturkan saksi melapor ke ortu karena mengira suara tersebut adalah orang hendak mencuri. Ortu saksi kemudian keluar dari rumah untuk mengecek sumber suara.

"Saat tiba di bagian belakang rumah, terdengar tangisan suara bayi. Saat itu, bayi terbaring di atas tanah dengan beralas keset kaki," bebernya.

Ortu saksi selanjutnya mengambil bayi malang tersebut untuk diselamatkan. Kemudian menghubungi anggota piket Polsek Salahutu untuk evakuasi.

"Personil Polsek Salahutu bersama ortu saksi membawa bayi tersebut ke RSUD dr Ishak Umarella Tulehu untuk mendapat penanganan medis," ujarnya.

Aris menambahkan, pihak kepolisian kini telah memeriksa sejumlah saksi guna melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Tempat kejadian perkara (TKP) pun dipasang garis polisi.

"Tindakan Kepolisian usai menerima informasi itu, di antanya turun TKP, mengamankan TKP dan membawa bayi ke rumah sakit," imbuhnya.




(ata/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads