Satu korban tenggelamnya speedboat yang mengangkut 10 penumpang di Perairan Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal bernama Asael Daniel (72).
"Ditemukan masyarakat setelah tenggelamnya speedboat tersebut," ujar Kepala Pelaksana BPBD Maluku Barat Daya, Jemy Lico kepada BeritaKlik, Jumat (12/6/2026).
Jemy mengatakan korban ditemukan tak lama setelah dua korban selamat ditemukan di Perairan Dai. Korban diduga meninggal akibat kelelahan saat berenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban ditemukan lewat beberapa jam (setelah dua korban selamat ditemukan). Korban (meninggal) diduga (akibat) berenang dan ingin menyelamatkan diri," jelasnya.
Jemy menuturkan korban telah diserahkan ke pihak keluarga. Tim SAR gabungan kini masih melakukan pencarian terhadap 7 korban lainnya.
"Operasi pencarian masih sementara dilakukan terhadap 7 korban yang hilang. Operasi ini juga dibantu masyarakat menggunakan longboat dan speedboat," ungkapnya.
Terpisah, Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budhi Suriawardhana mengatakan operasi pencarian hari ini telah berlangsung sejak pukul 06.00 WIT. Pencarian melibatkan tiga speedboat.
"Untuk sementara 3 speedboat tadi pagi melakukan pencarian lanjutan. Kemudian juga dibantu masyarakat Dai melakukan pencarian mengarah ke Dawelor," bebernya.
Budhi menambahkan pencarian awalnya dilakukan dengan menggunakan KM Tifelin. Namun pencarian sempat dihentikan karena faktor angin, gelombang dan kehabisan BBM.
"Tetapi kini pencarian kembali dilanjutkan, semoga para korban segera ditemukan," imbuhnya.
Diketahui, speedboat tersebut itu tenggelam di sekitar Perairan Pulau Dai, Kecamatan Babar Barat, Kamis (11/6). Speedboat yang mengangkut 10 penumpang awalnya bertolak dari Sinairusi.
"Speedboat mengalami tenggelam berujung 8 penumpang dalam pencarian, sementara 2 orang selamat dan satu," kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah kepad BeritaKlik, Jumat (12/6).
(hsr/sar)










































