7 Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Amalkan Agar Dosa Setahun Diampuni!

7 Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Amalkan Agar Dosa Setahun Diampuni!

Iswandy Rusli - detikSulsel
Minggu, 14 Jun 2026 19:01 WIB
Ilustrasi Berdoa
Foto: Gemini AI
Makassar -

Umat Islam akan menyambut Tahun Baru 1448 Hijriah pada 15 Juni 2026. Menandai pergantian tahun ini, setiap muslim dianjurkan menutup dan mengawali tahun dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Momen Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bermuhasabah atau mengevaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir. Selain itu, pergantian tahun dapat dijadikan momentum untuk memperbarui niat, meningkatkan ketakwaan, dan memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai keburukan di masa mendatang.

Terdapat beberapa lafaz doa yang dapat dipanjatkan saat menutup dan mengawali tahun Hijiah ini. Di antara doa-doa tersebut, terdapat permohonan agar diampuni dosa selama setahun, serta dilindungi dari godaan atau tipu daya setan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, bagaimana bacaan doa akhir tahun dan awal tahun Islam yang dapat diamalkan oleh muslim? Simak kumpulan doa berikut lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

ADVERTISEMENT

Bacaan Doa Akhir Tahun

Doa akhir tahun dibaca setelah shalat Ashar atau sebelum masuk waktu shalat Maghrib. Berikut beberapa versi bacaan doa akhir tahun yang dapat dilafalkan serta tata caranya:

Doa Akhir Tahun #1

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin: Wa shallallaahu alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam. Allaahumma ma 'amiltu fi haadzihis sanati mimmaa nahaitani 'an-hu falam atub min-hu walam tardhahu walam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'ala uquubatii wa da'autanii ilattaubati min-hu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa innii astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaba fas'alukallahumma yaa karimu yaa dzal jalaali wal ikraam, an tataqabbalahu minnii wa la taqtha' rajai minka yaa karim, wa sallallaahu 'ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'ala aalihii wa sahbihii wa sallam.

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah aku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untukku, dan Engkau telah mengajakku untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu, ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amalku dan semoga Engkau tidak memutuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan, semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami, Muhammad, serta keluarga dan sahabatnya."[1]

Keutamaan

Bagi seorang muslim yang mengamalkan doa di atas, maka akan terhindar dari godaan atau tipu daya setan serta diampuni dosanya setahun sebelumnya. Selain itu, disebutkan bahwa apabila seseorang membaca doa akhir tahun, maka setan berkata, "Hampa usaha kami di sepanjang tahun ini. Susah bagiku dan sia-sia pekerjaanku menggoda anak Adam (manusia) pada tahun ini, dan Allah membinasakanku saat ini juga. Dengan sebab membaca doa ini, Allah akan mengampuni dosanya selama setahun."[1]

Cara Mengamalkannya

Cara mengamalkan doa akhir tahun di atas diawali dengan dzikir dan sholawat. Berikut tata caranya:

  • Membaca istighfar sebanyak 11 kali;
  • Membaca sholawat Nabi sebanyak 11 kali;
  • Membaca Ayat Kursi sebanyak 3 kali;
  • Membaca doa akhir tahun sebanyak 3 kali.[1]

Doa Akhir Tahun #2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَيْكَ.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي. اللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin: Bismillaahir rahmaanir rahiim, wa shallallaahu ta'aala 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam. Allaahumma maa 'alimtu min 'amalin fis-sanatil maadhiyati mimmaa nahaitanii `anhu wa lam atub minhu wa lam tardhahu wa nasiituhu wa lam tansahu wa halumta 'annii ma'a qudratika 'alaa ‛uquubatii wa da'autanii ilat-taubati ba'da jaraa-atii 'alaika.

Allaahumma innii astaghfiruka minhu faghfir lii. Allaahumma wa maa 'amiltu min 'amalin tardhaahu wa wa'adtanii 'alaihits tsawaaba wal ghufraana fataqabbalhu minnii wa laa taqtha' rajaa-ii minka yaa kariimu yaa arhamar raahimiin. Wa shallallaahu ta'aala 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Semoga Allah Ta'ala melimpahkan shalawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Ya Allah, amal yang telah Aku lakukan pada tahun lalu dari sekian amal yang Engkau cegah diriku darinya, yang aku belum tobat darinya, dan Engkau pun tidak meridainya, yang telah Aku lupakan namun tidak Engkau lupakan, Engkau telah berbuat bijak kepadaku meskipun sebenarnya mampu untuk menghukumku, Engkau menyeru kepadaku untuk bertobat setelah kenekatanku (bermaksiat) kepada-Mu, ya Allah sungguh Aku memohon ampunan kepadamu dari amal itu, maka ampunilah diriku. Ya Allah, amal yang telah Aku lakukan yang Engkau ridai dan Engkau janjikan pahala dan ampunan atasnya, maka terimalah amal itu dariku, dan jangan Engkau putus harapanku kepada-Mu, wahai Zat Yang Maha Mulia, wahai Zat Yang Paling Maha Pengasih dari para kekasih. Semoga Allah Ta'ala melimpahkan shalawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."[2]

Keterangan

Doa ini bersumber dari kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdil Qadir (w 1335 H). Dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali, tanpa keterangan dibaca setelah shalat Ashar atau setelah shalat Magrib.[2]

Bacaan Doa Awal Tahun

Doa awal tahun dapat dibaca saat memasuki 1 Muharram, yakni setelah memasuki waktu Magrib. Berikut beberapa versi bacaan doa awal tahun yang dapat diamalkan saat memasuki 1 Muharram:

Doa Awal Tahun #1

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ إِلَيْنَا، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin: Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wasallam. Allaahumma antal abadiyul qadiimul awwalu wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa juudikal mu-awwal. Wa haadzaa 'aamun jadiidun qad akbala ilainaa. Nas-alukal 'ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa-ihi wajunuudihii wal 'auni 'alaa hadzihin nafsil ammaarati bissuu-i wal ishtighaali bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'aala aalihi wa shahbihii wasallam.

Artinya: "Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw., serta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Engkau-lah Yang Maha Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan, hanya kepada anugerah-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang menjadi tempat bergantung. Dan, inilah tahun baru yang benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, pembantu-pembantunya, dan bala tentaranya. Dan, kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, dan agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara mereka yang mengasihi.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw. serta keluarga dan sahabatnya."[1]

Tata Cara Mengamalkan

Doa awal tahun di atas diamalkan dengan diawali dengan sujud syukur serta rangkaian dzikir. Berikut panduannya:

  • Berniat sujud syukur;
  • Takbiratul ihram dengan membaca takbir;
  • Sujud syukur dengan membaca tasbih 10 kali, sholawat 10 kali, doa sapu jagat 10 kali;
  • Masih sujud, baca doa berikut:
    سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ.
    Sajada waj-hi lilladzii khalaqahuu wa shawwarahuu wa syaqqa sam'ahuu wa basharahuu bihaulihi wa quwwatihi fatabarakallaahu ahsanal khaaliqiin.
    "Aku sujudkan wajahku ini kepada yang menciptakannya dan membentuk rupanya dan yang membuka pendengarannya dan penglihatannya. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta."
  • Dilanjutkan membaca doa:
    سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي حَقًّا حَقًّا، سَجَدْتُ لَكَ يَارَبِّ تَعَبُّدًا وَرِقًا. اللَّهُمَّ إِنَّ عَمَلِي ضَعِيفٌ فَضَاعِفُ لِي اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تُبْعَثُ عِبَادُكَ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
    Subhaanaka allaahumma anta rabbii haqqan haqqaa, sajadtu laka yaa rabbi ta'abbudan wa riqqaa. Allaahumma inna 'amali dha'iifun fadhaa'iflii. Allaahumma qinii 'adzaabaka yauma tub'atsu 'ibaaduka watub 'alayya innaka antat tawwaabur rahiim.
    "Maha Suci Engkau. Ya Allah, Engkaulah Tuhanku yang sebenarnya, aku sujud kepada-Mu ya Rabbi sebagai pengabdian dan penghambaan. Ya Allah, sungguh amalku lemah, maka lipat gandakan pahalanya bagiku. Ya Allah, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari di mana hamba-hamba-Mu dibangkitkan, terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat dan Maha Penyayang."
  • Kemudian duduk dan salam;
  • Selanjutnya membaca baqiyatush shalihat sebanyak 3 kali;
  • Kemudian membaca doa awal tahun sebanyak 3 kali.[1]

Keutamaan

Sebagian ulama menyebutkan bahwa barang siapa membaca doa tersebut sebanyak 3 kali setelah sholat Rawatib bakdiyah Maghrib pada malam tanggal 1 Muharram, maka Allah SWT akan memerintahkan dua malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan selama setahun mendatang.

Waktu Mengamalkan

Doa awal bulan Muharram dibaca setelah shalat Maghrib sebanyak 3 kali. Doa ini dapat diamalkan selama 10 hari berturut-turut.[1]

Doa Awal Tahun #2

اللَّهُمَّ أَنْتَ الْقَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرَمِكَ جُودِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَالْجُنُودِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَأَسْتَكْفِيكَ مُؤْنَتَهَا وَشُغْلَهَا، فَأَعِنِّي بِعَافِيَةٍ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا.

Latin: Allaahumma antal abadiyyul ilahul qadiimul awwalu, wa 'alaa fadhlikal 'aziimi wa kariimi juudikal 'amiimil mu'awwalu, wa hadzaa 'aamun jadiidun qad aqbala, as-alukal 'ishmata fiihi minas-syaithaani wa awliyaa-ihi, wal 'awna 'alaa hazihin nafsil ammaarati bis-suu-i wal a'maali, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfa, yaa dzal jalaali wal ikraam. As-aluka min khairihaa wa a-'uudzu bika min syarrihaa wa astakfiika mu'natahaa wa syuglahaa fii 'aafiyatiin bi-rahmatika yaa arhamar raahimiin. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallama tasliimaa.

Artinya: "Ya Allah, Engkau Zat Yang Maha Abadi, Yang Menjadi Tuhan, Yang Maha Qadim, Yang Maha Awal. Sesuatu yang menjadi andalan manusia hanyalah anugerah-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia. Ini tahun baru telah tiba. Di dalamnya aku memohon penjagaan kepada-Mu dari setan dan kekasih-kekasihnya, memohon pertolongan atas nafsu amarah yang memerintahkan keburukan dan berbagai amal jelek, dan memohon tersibukkan diri dengan aktivitas yang dapat lebih mendekatkan diriku kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya, wahai Zat Yang Maha Agung dan Maha Mulia. Aku memohon kepadamu dari baiknya tahun ini, memohon perlindungan-Mu dari buruknya tahun ini. Aku memohon kecukupan dari biayanya dan kesibukannya dalam kesehatan dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Pengasih dari sekian kekasih. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan keselamatan yang sempurna kepada Sayyidina Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."

Keterangan

Doa ini berasal dari kitab Al-Fathul Mubin wad Durrut Tsamin karya Syekh Abdullah bin Muhammad Al-Khayyath Al-Harusyi (1.175 H).[2]

Doa Awal Tahun #3

اَللَّهُـمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ وَجَوَازٍ مِنَ الشَّيْطَانِ.

Latin: Allaahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was-salaamati wal islaami wa ridhwaanin minar rahmaani wa jawaazin minas-syaithaani.

Artinya: "Ya Allah, masukkan kami ke dalamnya dengan aman, iman, selamat, dan Islam. Dan anugerahkan kami rida dari Ar-Rahman (Allah), serta jauhkanlah kami dari setan."

Keterangan

Ulama besar hadis Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani men­cantumkan doa ini dalam Al-Isabah fi Asma'a As-Sahabah di bawah catatan biografi Abdullah Ibnu Hisham. Para sahabat Rasulullah SAW biasa mempelajari (menghafal) doa sesegera mereka mempelajari (menghafal) Al-Qur'an. Jika mereka menjumpai bulan atau tahun baru, mereka biasa berdoa dengan doa di atas.

Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani berpendapat bahwa riwayat di atas sahih, sedangkan Al-Hafiz Al-Haitsami dalam Majma›uz Zawaid menilainya hasan (baik). (Al-Mu'jam Al-Awsat Thabarani no. 6.241).[2]

Bacaan Doa Tahun Baru

Berikut dua bacaan doa tahun baru Islam yang dapat diamalkan saat pergantian tahun Hijriah:

Doa Tahun Baru #1

Selain lafaz doa akhir dan awal tahun di atas, saat pergantian tahun umat Islam juga dapat mengamalkan doa awal dan akhir yang baik. Doa ini pada esensinya memohon agar dapat masuk ke suatu tempat dengan cara yang baik dan keluar dari suatu tempat dengan cara yang baik pula. Allah mengajarkan doa ini kepada Rasulullah SAW beberapa saat sebelum beliau hijrah (keluar) dari Makkah menuju (masuk) ke Yastrib/Madinah.

Berikut lafaz doanya:

رَّبِّ اَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّيْ مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطٰنًا نَّصِيْرًا.

Latin: Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiw wa akhrijnii mukhraja shid­qiw waj'al lii mil ladunka sulthaanan nashiiraa.

Artinya: "Ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong(ku)." (QS. Al Isra' [17]: 80)

Doa ini juga baik untuk diamalkan ketika menyongsong awal baru dalam kehidupan, seperti halnya Rasulullah baru di Madinah. Sehingga dapat diamalkan saat hendak memasuki tahun baru sebagai awal lembar kehidupan yang baru.[2]

Doa Bulan/Tahun Baru #2

Selain itu, umat Islam juga dapat melafazkan doa saat memasuki bulan atau tahun baru berikut ini:

اَللَّهُـمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ وَجَوَازٍ مِنَ الشَّيْطَانِ.

Latin: Allaahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was-salaamati wal islaami wa ridhwaanin minar rahmaani wa jawaazin minas-syaithaani.

Artinya: "Ya Allah, masukkan kami ke dalamnya dengan aman, iman, selamat, dan Islam. Dan anugerahkan kami rida dari Ar-Rahman (Allah), serta jauhkanlah kami dari setan."

Doa ini dicantumkan oleh ulama besar hadis Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Al-Isabah fi Asma'a As-Sahabah di bawah catatan biografi Abdullah Ibnu Hisham.

Sumber:

[1] Buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid
[2] Buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun Oleh H Mandan Mahamedan MA




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads